Parinita Bhattacharjee, Ravi Prakash, Priya Pillai, Shajy Isac, Mohan Haranahalli, Andrea Blanchard, Maryam Shahmanesh, James Blanchard & Stephen Moses

NCBIDi Karnataka, India Selatan, kami menganalisis peran keanggotaan dalam kelompok sebaya dalam mengurangi risiko dan kerentanan terkait HIV di kalangan pekerja seks perempuan. Analisis data dilakukan terhadap tiga survei yang dilakukan yakni survei perilaku dan penilaian perilaku dan biologis terpadu ( IBBAs). Dengan menggunakan kecenderungan score matching, kami meneliti dampak dari keanggotaan kelompok sebaya termasuk penggunaan kondom, pengalaman kekerasan, akses terhadap hak, dan prevalensi infeksi menular seksual, termasuk HIV. Kelompok diskusi terarah dilakukan pada WPS untuk  memahami persepsi mereka mengenai keanggotaan kelompok sebaya. Anggota kelompok sebaya yang berpartisipasi dalam IBBAs memiliki prevalensi lebih rendah dari gonore dan/atau klamidia (5.2 vs 9.6%, p B0.001), dan terhadap syphilis (8.2 vs 10.3%, pB0.05),dibandingkan dengan yang bukan anggota.

Pengalaman kekerasan seksual, serta menyuap polisi untuk menghindari masalah pada anggota kelompok dukungan sebaya cenderung menurun secara signifikan dalam kurun waktu enam bulan terakhir. Dalam diskusi kelompok, anggota dukungan sebaya  menunjukkan bahwa mereka memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam menghadapi situasi kekerasan seksual. Mobilisasi masyarakat dan pembentukan kelompok sebaya dalam program pencegahan HIV dapat mengurangi risiko terkait HIV.

Kata kunci: mobilisasi masyarakat; kelompok sebaya; pekerja seks perempuan; risiko dan kerentanan HIV; India

 

Selengkapnya: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4003574/

0
0
0
s2smodern
Penelitian

Knowledge Hub

Alert System

Peroleh informasi terbaru dari website ini, silahkan daftar ke alert system di bawah ini.

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID