KOTAWARINGIN TIMUR – Kompi senapan A Yonif R 631/Antang melaksanakan kegiatan sosialisasi penyuluhan kesehatan tentang bahaya narkoba dan HIV/AIDS, di Aula Kipan A Yonif R 631/Atg Jalan Tjilik Riwut Km 0.5, Sampit, Kotawaringin Timur, Senin (18/2/2019).

“Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur,” kata Komandan Kompi Senapan A Yonif R 631/Atg Lettu Inf Edward Marthin Sirait.

0
0
0
s2smodern

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Antisipasi pergaulan bebas di kalangan remaja, dua pelajar SMP Negeri 1 Karanganyar, Muhammad Burhanudin dan Vicky Rian ciptakan Aplikasi Edu Seks Remaja.

Alasan kedua pelajar kelas IX itu juga dijelaskan kepada tim Common Sense Parasamya Purnakarya Nugraha terkait project edukasi berbasis IT tersebut, Selasa (19/2/2019).

0
0
0
s2smodern

SITUBONDO (portalindonesia.net) - Guna mengendalikan laju penyebaran penyakit HIV/AIDS di wilayah Kecamatan Banyuglugur Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Banyuglugur bersama masyarakat setempat melakukan Gerakan Masyarakat Peduli Terhadap HIV/AIDS (Gempitha).

Gerakan masyarakat peduli terhadap HIV/AIDS di wilayah itu, kini telah dicanangkan dan pada Selasa (19/02/2019), Gempitha telah diresmikan oleh Kepala UPTD Puskesmas Banyuglugur yang diwakilkan kepada Kepala TU Puskesmas Banyuglugur. 

0
0
0
s2smodern

TRIBUN-TIMUR.COM - Sungguh malang nasib 14 siswa asal Solo ini.

Sudah mengidap penyakit HIV/AIDS, mereka harus menerima kenyataan pahit harus dikeluarkan dari sekolah.

Namun belakangan, Kabar baik datang Pemerintah Kota ( Pemkot) Surakarta telah menyiapkan sekolah pengganti untuk 14 siswa yang mengidap HIV/AIDS di kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta Etty Retnowati pun mengatakan bahwa sudah ada sekolah yang siap menerima ke 14 siswa tersebut.
"Sudah disiapkan sekolah pengganti.

0
0
0
s2smodern

JAKARTA (Bisnis Papua)— Kondisi geografis yang menantang dan minimnya Sumber Daya Manusia (SDM), Papua membutuhkan inovasi program terobosan dari para pemimpinnya, agar provinsi papua bisa maju dengan daerah lain di Indonesia.

“Kita masih punya banyak keterbatasan, tetapi kita tidak boleh menangisi keadaan ini. Kita harus kerja lebih keras 1.000 kali karena hanya kita yang bisa menyelamatkan Papua. Karena itu kita harus buat program terobosan, program inovatif, bukan yang rutin. Yang kami minta, Pemerintah Pusat dukung kami sebagai anak bangsa,”kata Kepala Dinas Kesehatan Papua drg. Aloysius Giyai, M.Kes dalam rilis yang diterima redaksi Bisnis Papua.

0
0
0
s2smodern
Penelitian

Knowledge Hub

Alert System

Peroleh informasi terbaru dari website ini, silahkan daftar ke alert system di bawah ini.

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID