Lokalisasi Ditutup, HIV Menyebar, PSK Sulit Terdeteksi

TERJARING: Sejumlah PSK di Kutim yang terjaring petugas Satpol PP saat digelar razia. | bontangpost.idTERJARING: Sejumlah PSK di Kutim yang terjaring petugas Satpol PP saat digelar razia. | bontangpost.idPenutupan lokalisasi menjadi sosok menyedihkan jika dilihat dari sudut pencegahan HIV/AIDS. Prostitusi terselubung disinyalir kian menjamur. Jumlah penderita HIV/AIDS justru tumbuh subur.

Jarum jam menunjuk ke angka 10 malam itu, dua pekan lalu. Dentuman musik dangdut koplo sayup-sayup dari salah satu cafe di kawasan Kampung Kajang (K2), Sangatta Selatan. Beberapa muda-mudi dan para perempuan berusia di atas 40 tahun asik mengobrol. Sebagian dari mereka dulunya adalah mucikari rumah-rumah bordil di sana.

Namun, suasana malam itu tak seramai dulu. Bedanya, dulu para wanita pekerja seks komersial (PSK) bergeliat melayani pelanggan. Mereka yang dipelihara mucikari itu, menjajakan tubuh dengan terang-terangan. Aktivitas haram itu akhirnya terhenti medio 2014 lalu, Pemkab Kutim mengambil gebrakan besar dengan menutup lokalisasi itu.

Selengkapnya...

DPRD Parepare Akan Bentuk Perda Penanggulangan HIV/AIDS

Foto: rakyatku.comFoto: rakyatku.comRAKYATKU.COM, PAREPARE - Anggota Komisi II  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare, melakukan kunjungan Kerja ke Denpasar, Bali dalam mencari isu untuk menggodok  Peraturan Daerah (Perda) inisiatif terkait Penanggulangan Human Immunodeficiency Virus, Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS).

Sekretaris Komisi II DPRD Kota  Parepare, Yusuf Nonci memaparkan ada beberapa poin penting yang menjadi catatan saat kunjungan kerja di Pulau Dewata terkait penanggulangan penyakit mematikan ini.

Selengkapnya...

AHF Dorong Penderita HIV/AID Jalani Pengobatan ARV di Puskesmas Parigi Pangandaran

Country Program Manager AHF (AIDS Healthcare Foundation), Riki Febrian (kanan), saat berada di Puskesmas Parigi, Kabupaten Pangandaran, beberapa waktu lalu. Photo: Entang Saeful Rachman/HRCountry Program Manager AHF (AIDS Healthcare Foundation), Riki Febrian (kanan), saat berada di Puskesmas Parigi, Kabupaten Pangandaran, beberapa waktu lalu. Photo: Entang Saeful Rachman/HRCountry Program Manager AHF (AIDS Healthcare Foundation), Riki Febrian, mengatakan, pihaknya akan berusaha membantu pelayanan pengobatan ARV untuk 22 penderita HIV/AIDS asal Pangandaran di Puskesmas Parigi.

Meski begitu, kata Riki, pihaknya memerlukan data pasti para penderita yang ada di Pangandaran. Sebab, hal tersebut guna memastikan jumlah obat maupun kebutuhan lainnya yang akan dikirimkan ke Puskesmas Parigi.

Selengkapnya...

Bupati Karimun Lepas 48 Kader TB-HIV Aisyiyah Karimun, Ini Target dan Lokasi Penyuluhannya

Bupati Karimun Lepas 48 Kader TB HIV Aisyiyah Karimun | tribunnews.comBupati Karimun Lepas 48 Kader TB HIV Aisyiyah Karimun | tribunnews.comBATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN-Bupati Karimun Aunur Rafiq melepas 48 kader Tuberculosis dan HIV Aisyiyah Karimun. Pelepasan dilakukan di rumah dinas, Taman Bunga, Senin (6/3/2017) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kader TB-HIV Aisyiyah Karimun tersebut akan menyebar di enam titik di empat kecamatan dan tiga puskesmas yaitu Karimun, Meral, Tebing dan Meral Barat. Mereka akan memberikan sosialisasi dan penyuluhan bahaya penyakit TBC dan HIV.

Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Karimun, Erpin Sulistyowati mengatakan kader tersebut memiliki masa tugas selama 14 hari dengan target 1.400 rumah atau minimal 100 rumah per hari.

"Berdasarkan informasi yang kami terima dari Dinkes Karimun, TB di Karimun satu bulan 120-140 kasus, sedangkan HIV sekitar 1.420 kasus sampai awal Maret 2017 ini," ujar Erpin Sulistyowati, Senin. (*)

 

sumber

Deng Ical Ajak Seluruh Pihak Hambat Penyebaran Virus HIV AIDS

IlustrasiIlustrasiPOJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal menyampaikan keinginan dan harapannya kepada seluruh pihak utamanya melalui insan media untuk bersama-sama menyusun kekuatan dalam menghambat dan mengurangi penyebaran virus HIV dan AIDS, Rabu (3/1/2017).

Hal ini dilakukan mengingat HIV AIDS merupakan salah satu bahaya laten, yang membutuhkan kerjasama dari berbagai elemen agar dapat memberikan edukasi dan menghambat laju penyebarannya.

“Virus HIV AIDS menjadi bahaya laten, dikarenakan mampu menhancurkan peradaban, jika tidak dilakukan gerakan bersama guna menghambat proses penyebarannya, serta melakukan pendeteksian dini,” ujar ketua PMI kota Makassar.

Selengkapnya...

Penelitian

Knowledge Hub

alert1
Peroleh informasi terbaru dari website ini, silahkan daftar ke alert system di bawah ini.

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan
kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID