SOLO, KRJOGJA.com - Sekitar 40 dokter dari berbagai departemen yang tergabung dalam Bimoli.Com atau Biomolukuler Complementer terjun menangani anak-anak penghuni rumah ADHA (Anak Dengan HIV AIDS) di kompleks Taman Makam Pahlawan Kusuma Bhkati, Jurug Solo, Rabu (03/01/2017).

Para dokter memberi penguatan terhadap penghuni rumah singgah ADHA. Selain menyentuh faktor mental, Bimoli.Com juga berupaya mendekati secara medis agar mereka memiliki daya tahan yang lebih baik. "Salah satunya kami mencoba meningkatkan cd4 dengan cara akupuntur," jelas dr Andri Putranto, Humas Bimoli.Com.

Dijelaskan, cd4 merupakan bagian dari likosit  yang bertanggungjawab terhadap sistem daya tahan tubuh. Lewat akupuntur para dokter akan mencoba meningkatkan cd4. Semakin banyak cd4 berarti tingkat kekebalannya lebih baik. Setidaknya cd4 anak-anak harus memiliki cd4 sampai 400.

"Kalau kurang dari 200 daya tahannya lemah, mudah terkena penyakit," kata Andri. Karena untuk membunuh virus HIV tidak bisa, upaya yang bisa ditempuh adalah meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu juga menangani mental dan pola hidup sehat. Semua akan digarap melalui CBT (coqnitif beavior terapi).

Dr Andri menambahkan ke depan Bimoli.Com akan membentuk Warga Kampus Peduli Aids (WKPA). Ini sebagai upaya menyadarkan warga kampus terhadap HIV/AIDS. (Qom)

Sumber

0
0
0
s2smodern
Penelitian

Knowledge Hub

Alert System

Peroleh informasi terbaru dari website ini, silahkan daftar ke alert system di bawah ini.

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID