Dari Penelitian ke Gerakan PerubahanPada umumnya, membaca laporan pelaksanaan program akan sangat menjenuhkan. Terlebih manakala penulisannya terjebak pada pengungkapan keberhasilan-keberhasilan belaka. Penaka tukang sulap, yang hampir tak pernah menemui kegagalan. Lantas, tak mengherankan saat kecenderungannya: narsis. Dari Penelitian ke Gerakan Perubahan, juga sebuah laporan program dalam rentang waktu 3 (tiga) tahun. Tetapi kejenuhan tak akan ditemukan saat membacanya. Laporan dengan pendekatan The Most Significant Change (MSC), ditulis menggunakan gaya jurnalisme dengan bahasa sederhana dan mengalir. Sungguh mengasyikkan, tak ubahnya membaca sebuah majalah saja rasanya.

Penyajian informasi cukup lengkap, tak hanya keberhasilan tapi juga tantangan-tantangan dan ketidatercapaian program. Sebuah keberanian yang lahir dari keinginan untuk bersikap jujur. Inilah wujud transformasi nilai terhadap makhluk 'evaluasi', yang acap kali dianggap sebagai momok bagi banyak kalangan.

Maka, laporan ini lebih tepatnya disebut narasi pembelajaran. Ia menjadi etalase subyektivitas para penulis narasi dan narasumber yang terlibat dalam penulisannya. Mereka secara bebas menyampaikan pandangannya: mana berhasil, mana gagal, kenapa bisa berhasil dan kenapa menjadi gagal. Tak ada yang ditutupi, tak ada yang disembunyikan. Tak hanya ketelanjangan, melainkan juga menelanjangi. Ia dokumen terbuka bagi siapa saja yang hendak belajar.

Download Proposal Penelitian:

Download Instrumen Penelitian:

Download Hasil Penelitian Bahasa Indonesia:

Download Hasil Penelitian Bahasa Inggris:

0
0
0
s2smodern