Minggu, 18 Januari 2015

Aktivis yang berasal dari tim peduli aids (TPA) Universitas Atma Jaya membuat tanda pita sebagai simbol peduli terhadap pengidap HIV/AIDS | TRIBUNNEWS/HERUDINTRIBUNNEWS.COM, SINTANG - Pergaulan remaja yang melewati norma-norma agama, dan pergaulan yang bebas hingga berujung dengan seks bebas jelas sangat mengkhawatirkan. Apalagi HIV/AIDS mengancam pelaku seks bebas itu.

Dari Data Pelaksana Program Penanggulangan HIV/AIDS RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang, angka HIV/AIDS dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Kalau dilihat dari tingkat pendidikan, pelajar SMA masih mendominasi pengidap HIV/AIDS di Sintang, yaitu sebesar 104 orang dari tahun 2006 sampai 2014. Angka ini jelas sangat mengkhawatirkan.

Menurut Kapolres Sintang AKBP Veris Septiansyah, pihak kepolisan dalam hal ini sudah melakukan tindakan preventif dalam menangani kenakalan remaja melalui pembinaan-pembinaan bersama pihak orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat, guru, dan lain sebagainya. langkah tersebut diambil demi menekan angka kenakalan remaja yang terjadi di Kabupaten Sintang.

"Polisi sudah melakukan tindakan preventif, melakukan pembinaan bersama orangtua yang berpengaruh terhadap perkembangan remaja tersebut, seperti guru, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, " terang AKBP Veris Septiansyah saat dihubungi melalui telepon, Minggu ( 18/1/2015).

Ia berharap dinas kesehatan bisa bekerja sama dalam mengantisipasi penyebaran HIV/AIDS. Sebab, pihak kepolisan tidak bisa mendata atau melihat pennyabaran HIV/AIDS. Maka diharapkan adanya kerjasama dalam menekan angka HIV/AIDS yang terjadi di Kabupaten Sintang. (Muhammad Fauzi)

Sumber: http://www.tribunnews.com/regional/2015/01/18/duh-pelajar-di-sintang-dominasi-pengidap-hivaids