IlustrasiSelasa, 3 Maret 2015

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Dari 3270 orang yang terpapar virus HIV-AIDS di Kota Bandung didominasi usia produktif antara 22 tahun, hingga 29 tahun. 

Demikian dikatakan Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Bandung, Dr. Susatyo di Bandung, Selasa (3/3/2015).

“Data yang ada dari seluruh kecamatan, 50 persennya usia muda yang terpapar HIV-AIDS,” ujarnya.

HIV-AID memapar ke usia produktif, rata-rata proses penularannya melalui penggunaan narkoba yang menggunakan jarum suntik

“Penggunaan jarum suntik sembarangan. Satu suntikan dipakai ramai-ramai. Itu, penularannya langsung lewat darah,” katanya.

Selain itu, lanjutnya faktor terkena HIV-AID di Kota Bandung disebabkan banyaknya pergaulan bebas yang terjadi di kalangan masyarakat.

“Sex bebas banyak terjadi. Bahkan sekarang ada tren baru adanya kaum homo dan waria,” ungkapnya.

Sebagai antispasi, pihaknya terus mensosialisasikan mengenai bahaya akibat penggunaan jarum suntik dan perilaku sex bebas.

“Kita sarankan jarum suntik hanya untuk sekali pakai. Bahkan alat kontrasepsi harus tersedia di tempat-tempat yang kemungkinan besar untuk berbuat itu. Ini upaya pencegahan dari sisi kesehatan,” pungkasnya.

(Budi/DEN)

 

Sumber: http://www.fokusjabar.com/2015/03/03/50-persen-penderita-hiv-aids-di-bandung-berusia-produktif/

Supported by

AusAID