Galamedia, 12 Agustus 2014

SUKABUMI,(GM).- Penderita baru HIV/AIDS di Kota Sukabumi hingga Juli 2014 terus meningkat hingga mencapai 58 orang. Hingga saat ini jumlah penderita HIV/AIDS mencapai 784 orang dan masih terus dalam pemantauan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA).

"Bila melihat grafik kasus penderita HIV/AIDS baru di Kota Sukabumi sungguh sangat mengkhawatirkan. Data hingga Juli 2014 tercatat ada sekitar 58 orang penderita baru. Kalau melihat data penderita HIV/AIDS sekarang, kemungkinan jumlahnya akan terus bertambah sampai akhir tahun ini," kata Ketua KPA Kota Sukabumi, Ahmad Fahmi kepada "GM", Senin (11/8).

Dijelaskannya, para penderita baru HIV/AIDS mayoritas kalangan ibu rumah tangga yang tertular langsung dari suaminya. "Kalau melihat kasus perkasus penderita HIV/AIDS di Kota Sukabumi sebagian besar tertular oleh suami yang sudah terinfeksi," katanya.

Yang memperihatinkan, dari sekian penderita, tercatat empat orang tengah mengandung. Voluntary counselling test (VCT) memang diharuskan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 23 Tahun 2013. "Setelah petugas melakukan pengecekan, penderita memang positif tengah mengandung atau hamil, " katanya.

Guna meminimalisasi meningkatnya jumlah penderita HIV/AIDS di Kota Sukabumi, pihaknya akan terus melakukan sosialiasi ke lapangan terkait pencegahan serta penanggulangannya dikalangan masyarakat.

Selain ibu hamil, beberapa penderita juga merupakan pelajar yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA). "Saat ini sejumlah pelajar yang positif HIV/AIDS masih dalam pemantauan petugas di lapangan," kata Fahmi. (B.118)**

Sumber: Galamedia

Supported by

AusAID