CNN Indonesia, 19 Desember 2014
Phnom Penh, CNN Indonesia -- Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen, menyerukan penyelidikan di desa Rokar, sebuah desa terpencil di provinsi Battambang, karena lebih 100 warga desa tersebut diduga terserang virus HIV.
Otoritas AIDS Nasional dan Phnom Penh Post menyatakan terdappat 106 kasus HIV ditemukan di desa Rokar, dan diduga pemakaian jarum suntik dari seorang dokter yang tidak berlisensi menjadi penyebabnya.
Seperti dilaporkan Phnom Penh Post, penduduk desa menuduh seorang dokter setempat yang diduga membuka prakter tanpa izin dan menggunakan jarum terkontaminasi. Saat ini, sang dokter tertuduh tersebut telah diamankan pihak kepolisian setempat.
Ketika laporan penyebaran virus ini terkuak pada pekan lalu, sekitar 800 warga desa panik dan berbondong-bondong mendatangi pusat kesehatan setempat untuk menjalani tes HIV.
Pikiran Rakyat, 19 Desember 2014
BEIJING, (PRLM).- Pihak berwenang di sebuah desa di Cina berjanji akan memberi program pendidikan kepada warga, setelah seorang bocah berusia delapan tahun dikeluarkan dari sekolahnya karena terinfeksi HIV.
Media pemerintah melaporkan sekitar 200 warga desa di Provinsi Sichuan menandatangani petisi untuk mengusir anak itu.
Kini ada rencana untuk melakukan 'pendidikan ideologi' bagi warga untuk mengoreksi yang disebut sebagai konsepsi yang salah atas penyakit tersebut, walau belum ada rincian yang diketahui.
Anak yang diberi nama samaran Kun Kun oleh media, sebelumnya dikeluarkan dari sekolah ketika didiagnosis mengidap HIV pada tahun 2011 dan disebut tinggal bersama seorang pria yang menjadi kakek angkatnya.
Sindo News, 12 Desember 2014
PASURUAN - Dalam kurun waktu dua bulan terakhir, razia ketertiban yang digelar Satpol PP terhadap Pekerja Seks Komersial (PSK) jalanan, mendeteksi sembilan orang yang terinfeksi virus HIV/AIDS.
Virus mematikan ini diketahui setelah PSK yang terjaring razia dilakukan pemeriksaan darah. Pemeriksaan kesehatan yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan ini diantaranya tes darah.
"Pemeriksaan darah ini dilakukan uji laboratorium. Selama dua bulan terakhir, tercatat ada sembilan PSK yang terinfeksi HIV/Aids," kata Kasi Ops dan Ketertiban Satpol PP Kabupaten Pasuruan Ajar Dolar, kepada wartawan, Kamis (11/12/2014).
Pikiran Rakyat, 10 Desember 2014
SUKABUMI, (PRLM).- Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), kembali membentuk Warga Peduli AIDS (WPA) di Kecamatan Kabandungan, Sukabumi. Selain empat orang masyarakat Desa Cipeteuy sebagai WPA dan tujuh Pendidik Setara (Peer Leader Educator/PLE) untuk Kecamatan Kabandungan dilantik Ketua KPA Kabupaten Sukabumi, Sukmawijaya. Juga melantik 11 karyawan Chevron Geothermal Salak, Ltd. (CGS) sebagai PLE, Rabu (10/12).
Sebelum melakukan pelantikan Sukmawijaya terlebih dahulu melakukan penyuluhan HIV dan AIDS serta bahaya narkoba. Program pembentukkan WPA yang dilaksanakan KPA sepenuhnya didukung oleh CGS. Selama 2014, Bersama dengan KPA, CGS sudah membantu pembentukkan 24 WPA di berbagai wilayah di Sukabumi. Acara edukasi bahaya HIV dan AIDS juga dilakukan untuk seluruh pegawai dan kontraktor CGS.
© 2026 Kebijakan AIDS Indonesia