Abstrak

NCBITujuan dari kajian tulisan ini adalah untuk memberikan informasi dan panduan kepada mereka yang bekerja di layanan kesehatan mengenai pentingnya menghilangkan stigma terkait HIV dan bagaimana agar berhasil menangani penyebab serta konsekuensi yang timbul di dalam layanan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma dan diskriminasi baik dilayanan kesehatan maupun di tempat lain menghambat orang, termasuk tenaga kesehatan, untuk mengakses layanan pencegahan, perawatan dan pengobatan HIV serta menghambat mereka untuk mengadopsi perilaku kunci untuk pencegahan HIV. Penelitian yang dilakukan dari berbagai belahan dunia menunjukkan bahwa ada tiga penyebab utama yang disebabkan oleh stigma di layanan kesehatan yaitu; kurangnya kesadaran diantara petugas kesehatan tentang bagaimana bentuk stigma dan mengapa hal tersebut merusak; ketakutan akan kontak kasual yang berasal dari kurangnya pengetahuan yang lengkapaa tentang penularan HIV; serta hubungan antara HIV dengan perilaku yang dianggap amoral atau tidak patut. Untuk menghilangkan stigma yang ada di layanan kesehatan, intervensi yang dilakukan harus fokus pada tingkat individu, lingkungan dan kebijakan.

Kajian ini berpendapat bahwa mengurangi stigma melalui intervensi yang dilakukan di ketiga tingkatan tersebut adalah mungkin dan akan menghasilkan keuntungan jangka panjang baik untuk petugas kesehatan maupun pasien yang positif HIV. Keberadaan alat serta pendekatan untuk mengurangi stigma telah bergerak maju. Apa yang dibutuhkan saat ini adalah kemauan dan sumber daya politik untuk mendukung dan meningkatkan kegiatan pengurangan stigma di layanan kesehatan secara global.

Selanjutnya: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2731724/