Ilustrasi | ThinkstockTujuan: Peneliti mengkaji efektifitas biaya dalam menentukan diagnosa Virus HIV baru menggunakan tes HIV cepat yang dilakukan oleh Organisasi berbasis komunitas (CBO) di Kansas City, Missouri, Detroit, dan Michigan.

Method: CBO melakukan tes HIV cepat selama April 2004 sampai Maret 2006. Di Kansas City tes dilakukan pada sebuah klinik dan area penjangkauan. Di Detroit tes hanya dilakukan di area penjangkauan saja.  Kedua CBO menggunakan  mobil  testing bergerak.  Ukuran efektifitas adalah jumlah test yang dilakukan dan jumlah orang yang diketahui  terinfeksi HIV baru yang didasarkan pada tes cepat.  Peneliti  mencermati kembali  biaya program yang dikoleksi meliputi biaya personil, perlengkapan tes,  mobil van, dan  fasilitas ruang.

Hasil: CBO di Kansas City melakukan tes sejumlah 855 orang setahun di kliniknya dan 703 orang per tahun di area penjangkauan .  Jumlah orang yang diketahui terdeteksi HIV baru adalah 19 (2,2 %) di klinik dan lima ( 0.7%) di area penjangkauan.  CBO di detroit melakukan tes 976 orang per tahun di area penjangkauan dan jumlah diagnosa HIV baru terdeteksi sejumlah 15 (1.5 %). Di Kansas City, biaya per orang yang terdeteksi HIV baru adalah 3,637 dolar Amerika di klinik dan 16,985 dolar di area penjangkauan.  Di Detroit area penjangkauan, biaya per orang yang diketahui terinfeksi HIV baru adalah 13, 448 dolar Amerika.

Kesimpulan:  Biaya penyediaan sebuah diagnosa HIV baru adalah jauh lebih tinggi di area penjangkauan dari pada di Klinik. Variasi dapat didejelaskan secara luas dengan perbedaan dalam jumlah infeksi yang tidak diperiksa diantara orang yang dites dan oleh biaya-biaya pembelian dan biaya operasional mobil Van.