Oleh : Lytt I. Gardner,1 Gary Marks,1 Jason A. Craw,1,2 Tracey E. Wilson,3 Mari-Lynn Drainoni,6,7,8 Richard D. Moore,9 Michael J. Mugavero,11,12 Allan E. Rodriguez,13 Lucy A. Bradley-Springer,15 Susan Holman,4,5 Jeanne C. Keruly,9 Meg Sullivan,8 Paul R. Skolnik,16 Faye Malitz,10 Lisa R. Metsch,14 James L. Raper,11,12 and Thomas P. Giordano,17,18 for the Retention in Care Study Groupa

Latar belakang: Kemampuan mempertahankan pengobatan bagi pasien terinfeksi HIV adalah sebuah strategi prioritas Nasional. Para peneliti berhipotesa bahwa retensi dapat diperbaiki dengan pesan-pesan yang terkoordinasi  untuk mendorong pasien mendatangi klinik. Para penelit melaporkan hasil dari tahap pertama  pusat pemantauan Penyakit dan Pencegahan atau sumber daya Kesehatan dan Layanan Administrasi Retensi dalam Proyek Pengobatan.

Metode:  enam Klinik khusus HIV berpartisipasi dalam sebuah sampel evaluasi pretes dan postes potong lintas mengenai brosur, poster dan pesan-pesan yang menyatakan  pentingnya kehadiran ke klinik secara rutin. 10018pasien pada 2008-2009 (periode pra intervensi) dan 11039  pasien pada 2009-2010 (periode intervensi)  diikuti dengan datang ke klinik.

Variabel outcome adalah persentase dari pasien yang  secara tepat melakukan kunjugan Layanan kesehatan primer dua kali berturut-turut dan  proporsi mean dari semua kunjungan dijaga. Variabel stratifikasi adalah; baru, memperbaharui komitmen, pasien aktif, HIV RNA viral load,  jumlah sel CD4, umur, jenis kelamin, suku, ethnisitas, kelompok resiko, jumlah kunjungan terjadwal dan lokasi klinik.  Data dianalisa dengan multivarial bi-nominal dan model linier menggunakan metode persamaan estimasi yang digeneralisasi.

Hasil:  Kehadiran ke klinik untuk perawatan primer lebih tinggi secara signifikan dalam intervensi dibandingkan dengan  tahun sebelum intervensi.  Perbaikan relatif secara keseluruhan  adalah 7.0 % untuk menjaga 2 kunjungan berturut-turut dan 3.0 % untuk  proporsi mean untuk semua kunjungan yang d terjaga ( P< 0001). Perbaikan relatif yang lebih luas untuk kedua outcomes diobservasi untuk pasien baru atau memperbaharui komitmen adalah konsisten pada 6 klinik, dan kurang konsisten pada klinik pasien aktif.

Kesimpulan: Pesan ditargetkan untuk tetap dalam perawatan, yang dilayani pada upaya dan biaya minimal mengalami perbaikan.