0
0
0
s2smodern
James C.M. Brust, MD, N. Sarita Shah, MD, MPH, Michelle Scott, MD, Krisda Chaiyachati, MD, MPH, 
Melissa Lygizos, MD, Theo L. van der Merwe, MBChB, Sheila Bamber, MBChB, Zanele Radebe,
BA, Marian Loveday, MPhil, Anthony P. Moll, MBChB, Bruce Margot, Umesh G. Lalloo, MBChB, Gerald H. Friedland, MD, and Neel R. Gandhi, MD

Kesimpulan

NCBIHasil pengobatan untuk Tuberkulosis Multi Drug-Resistant (TB-MDR) di Afrika Selatan menunjukkan hasil yang kurang baik melalui program layanan yang tersentralisasi,  dan layanan rawat inap yang terus berjuang untuk mengatasi prevalensi yang terus meningkat sejalan dengan ko-infeksi dengan HIV. Sebuah model perawatan dibutuhkan untuk memperluas kapasitas layanan dan meningkatkan hasil pengobatan TB-MDR dan HIV.  Kami mencoba menggambarkan desain dan hasil awal dari llayanan TB-MDR dan HIV yang terintegrasi dan berbasis rumah yang dibuat di desa di KwaZulu-Natal. Pada tahun 2008, sebuah pusat layanan yang terdesentralisasi didirikan untuk memberikan layanan non rawat inap bagi pasien TB-MDR dan HIV. Perawat, petugas kesehatan  masyarakat, dan dukungan dari keluarga telah dilatih untuk memberikan suntikan, memberikan dukungan agar patuh dalam berobat dan melakukan pengawasan terhadap reaksi yang merugikan (adverse reaction) pada pasien di rumah. Dokter menilai respon klinis, kepatuhan dan beratnya adverse reaction atas terapi TB-MDR dan HIVP pada kunjungan bulanan. Hasil pengobatan dinilai setiap bulan melalui pemeriksaan kultur dan CD4 serta viral load setiap enam bulan sekali. Delapan puluh pasien yang memulai terapi TB-MDR sejak 2/2008–4/2010; 66 merupakan pasien dengan ko-infeksi HIV. Retensi yang terjadi cukup tinggi (hanya 5% defaults, 93% dari kehadiran kunjungan) dan hasil awal menunjukkan sesauatu yang cukup baik (77% sembuh/masih dalam pengobatan, 82% viral load tidak terdeteksi). Beberapa pasien meminta peningkatan layanan (9%), mengalami adverse events yang cukup berat (8%), atau meninggal (6%). Layanan TB-MDR dan HIV yang terintegrasi dan berbasis rumah merupakan model pengobatan yang cukup menjanjikan untuk memperluas kapasitas dan mencapai peningkatan hasil di daerah pedesaan, atau daerah dengan sumber daya terbatas dan memiliki prevalensi HIV yang tinggi.

Kata Kunci

HIV/AIDS; Multidrug-resistant tuberculosis; Community-based treatment; Program development; AIDS

Selengkapnya: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22668560

0
0
0
s2smodern
Penelitian

Knowledge Hub

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID