Pos Kota News, 8 Desember 2014

*istKEMBANGAN (Pos Kota) – Warga yang terkena penyakit HIV/AIDS di Jakarta Barat (Jakbar) terus meningkat. Sejak Januari hingga September 2014 tercatat penderita HIV sebanyak 309 orang dan penderita AIDS 736 orang. Jumlah ini meningkat dibanding data tahun 2013, di mana penderita HIV sebanyak 128 orang dan AIDS 139 orang.

"Peningkatannya cukup siginifikan, terutama untuk penderita AIDS. Kondisi ini harus mendapatkan perhatian dan penanganan serius," tegas Kasub bagian Komisi Pemberantasan AIDS (KPA) HIV/AIDS Jakbar, Suparjan, kemarin.

Penderita HIV, penularannya didominasi melalui jarum suntik mencapai 40-68 persen. Sedangkan penularan melalui hubungan suami-istri mencapai 38-40 persen. Secara kasat mata penderitanya tidak dapat dilihat dari keadaan fisiknya. Tapi harus diperiksa melalui tes HIV dan AIDS.

"Fisik orang yang terkena HIV keadaannya sama seperti orang lain yaitu segar dan bugar, serta tidak ada keluhan apapun. Namun, kalau tidak segera mendapatkan perawatan, kondisi tubuhnya cepat menurun dan akhirnya menjadi penyakit AIDS," jelas Suparjan.

Pihak KPA Jakbar, terus berupaya menekan angka penderita HIV/AIDS, diantaranya melakukan sosialisasi, baik ke sekolah-sekolah, lingkungan masyarakat dan tempat-tempat hiburan serta panti pijat. (tarta)

Sumber: Pos Kota News