Pos Kota | Selasa, 24 Februari 2015

Ratusan anak muda di Kelurahan Tugu Utara mengikuti penyuluhan bahaya narkoba dan penyakit HIV/AIDS | Pos KotaKOJA (Pos Kota) – Ratusan anak muda di Kelurahan Tugu Utara mengikuti penyuluhan bahaya narkoba dan penyakit HIV/AIDS. Kegiatan ini digelar oleh Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara di Gedung Audio Masjid Jakarta Islamic Center. Diharapkan dengan cara ini generasi muda kedepan tidak mencoba atau mendekati barang haram tersebut.

Dalam kegiatan ini pihak LMK bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan dokter dari Puskesmas Kecamatan Koja. “Persoalan narkoba ini memang sudah merambah kemana-mana. Sasarannya generasi muda, mereka mencoba itu karena selama ini masih minim pengentahuan tentang bahayannya,”kata Ketua LMK Tugu Utara, Slamet Riyadi.

Penyuluhan ini kata Slamet dilakukan melalui dana bina sosial PPMK 2014. Pihaknya memilih mengambil penyuluhan tentang bahaya narkoba dan HIV/AIDS, karena pihaknya merasa prihatin dengan kondisi saat ini. Selain itu kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya nyata menyelamat generasi bangsa dan masyarakat dari bahaya narkoba dan HIV/AIDS.

Meski begitu pemberantasan narkoba bukan semata-mata tanggungjawab pemerintah saja, tapi semua eleman masyarakat punya kewjiban ikut serta dalam melakukan pemberantasan narkoba.

“Saya juga minta seluruh elemen masyarakat Tugu Utara untuk bersatu padu memberantas peredaran dan penggunaan dan menjadikan kawasan Kelurahan Tugu Utara sebagai daerah bebas narkoba dan HIV&AIDS,”tegasnya.

Lurah Tugu Utara, Nandang Hidayat, menyambut baik adanya sosialisasi bahaya narkoba dan penyakit HIV/AIDS. Menurutnya, sebagai orang tua dirinya juga sangat prihatin dengan kondisi ini.

“Saya juga berharap peran serta para orang tua agar terus melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya. Selain itu saya juga minta kepada warga bahu membahu ikut memeringinya, jangan malam menutupi jika mengatahuinya,”terang lurah.

Sementara itu Anhar Nasution, nara sumber dari BNN mengatakan pemberantasan terhadap narkoba itu harus terus dilancarkan. Sebab kalau dibiarkan akan semakin merusak generasi muda bangsa, terlebih lagi bahaya HIV/AIDS.

“Intinya bagaimana warga itu supaya terhindar dari bahaya narkoba. Jadi, kami dari pihak BNN memberikan pemahaman tentang apa itu narkoba, karena sangat merusak,”terangnya.

Sedangkan dr Lusiana Sirait, dari Puskesmas Kecamatan Koja menjelaskan, penyuluhan narkoba dan HIV/AIDS yang dilakukan LMK ini sangat penting bagi pendidikan serta pengetahuan untuk masyarakat akan bahaya narkoba atau HIV/AIDS yang belum dipahami mereka.

“Pemakai narkoba resikonya dua, jika tidak meninggal yang terkena penyakit virus HIV/Aids, untuk itu mari kita sama-sama perangi. Sebab narkoba ini akan merusak masa depan generasi mudah,”katanya.

(wandi/sir)

 

Sumber: http://poskotanews.com/2015/02/24/kaum-muda-tugu-dapat-penyuluhan-bahaya-narkoba-dan-hivaids/