Oke Zone, 27 Agustus 2014

YOGYAKARTA - Kasus penyakit kelamin, HIV/AIDS di Kota Yogyakarta cukup fantastis. Dari 677 kasus di akhir tahun 2013, jumlah itu naik menjadi 714 pada semester pertama di tahun 2014 ini.

Salah satu pencegahan agar terhindar dari penyakit kelamin, adalah menggunakan kondom saat berhubungan intim dengan pasangan yang beresiko terkena penyakit. Sayangnya, kesadaran menggunakan kondom belum dipahami betul bagi banyak kalangan, khususnya pelaku seks beresiko.

Melalui media 60 becak bergambar kondom di bagian selebor, Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan sosialisasi arti penting pengunaan alat kontrasepsi itu untuk mencegah penularan penyakit. Becak-becak tersebut ternyata biasanya khusus bagi wisatawan, alias becak wisata yang ada di Kota Yogyaakarta.

"Bila berhubungan seks beresiko, gunakan kondom. Kondom pencegah HIV/Aids paling efektif," kata Sekretaris Komisi Penangulangan Aids Kota Yogyakarta, Kaswanto kepada wartawan, Selasa (26/8/2014).

Melalui media becak itu, kata dia, diharapkan kesadaran masyarakat mengenai penyakit mematikan itu dapat diminimalisir. Sosialisai penggunaan kondom harus terus menerus dilakukan tanpa jemu.

"Kenapa kok becak, karena becak ini paling dekat dengan rakyat, jangkauannya luas, dan mudah diingat," katanya.

Sementara Sekda Kota Yogya, Titik Sulastri, mempertegas, penggunaan kondom mutlak dilakukan untuk mencegah penyebaran HIV/Aids. Tanpa kesadaran penggunaan kondom bagi pelaku seks beresiko, penyebaran penyakit kelamin itu akan menjamur.

"Kalau tidak ingin tertular ya gunakan kondom, itu bagi pelaku seks beresiko," katanya. (hol)

Prabowo - Okezone

Sumber: Oke Zone