Pos Kota News, 11 September 2014
JATINEGARA (Pos Kota) – Upaya pencegahan penyakit HIV/AIDS bukan hanya tugas Komisi Penanggulangan Aids (KPA). Semua lembaga instansi pemerintah harus peduli.
"HIV/AIDS merupakan masalah yang harus diselesaikan bersama-sama," kata Wakil Walikota Jakarta Timur, Husein Murad, saat Rakor Kelembagaan Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS Jakarta Timur Tahun 2014, di Aula Kantor Kecamatan Jatinegara, Selasa (9/9), yang diikuti lurah, SKPD dan instansi terkait.
Husein mengapresiasi hasil yang diraih KPA Jaktim sebagai KPA Kota/Kabupaten Terbaik Tahun 2013 seregional wilayah Jawa di Semarang, Jawa Tengah, 4 September 2014. Meliputi Provinsi DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, DI Yogyakarta dan Banten.
TINGKATKAN ANGGARAN
Sekretaris KPA Jaktim, Deddy Samsudi, berharap peran serta dan kepedulian SKPD/UKPD dalam pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS lebih meningkat. Termasuk pengalokasian anggaran 2015 di tiap SKPD/UKPD dan perangkat kelurahan.
Hadir dalam Rakor itu, Sekretaris KPA Provinsi DKI Jakarta, Hj. Rohana Manggala, Kepala Kantor Perencanaan Kota Jaktim, Benny S. Kamal, dan Camat Jatinegara, Syofian.
Data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta tahun 2013, kasus HIV/AIDS di Jaktim 432 orang (102 HIV dan 330 AIDS. Berdasarkan faktor pekerjaan, didominasi tenaga non profesional 101 kasus (23 HIV dan 78 AIDS), ibu rumah tangga 67 orang (19 HIV dan 48 AIDS).
Terkait faktor risiko, sebagian besar penderita berperilaku heteroseksual 214 kasus (52 HIV dan 162 AIDS), pengguna narkotika suntik 168 kasus (HIV 32 dan AIDS 136). (chotim)
Sumber: Pos Kota News