Pos Kota, 10 Januari 2014
TANGERANG (Pos Kota) –Pelayanan kesehatan di Kota Tangerang terganggu karena APBD 2014 belum bisa ditandatangani Gubernur Banten karena menjadi tersangka dan ditahan KPK. RSUD Kota Tangerang pun tidak bisa memberikan pelayanan kesehatan gratis.
Menurut Walikota Tangerang Arief RW, Gedung RSUD Tangerang yang sebenarnya juga sudah selesai dibangun juga terhambat meski secara umum sudah siap. "Masalahnya untuk obat-obatannya belum bisa diadakan karena pembiayaannya menunggu APBD 2014 yang sekarang belum ditandatangani gubernur," katanya Jumat (10/1)
Dia berharap ada kebijakan tertentu yang memungkinkan APBD Kota Tangerang 2014 bisa ditangani Gubernur Banten atau Wakil Guberur Banten. Karena kalau tidak ada kebijakan yang mempermudah soal anggaran operasional RSUD maka layanan kesehatan warga terganggu.
BISA TERGANGGU
Keluhan APBD 2014 yang belum ditandatangani Hj. Ratu Atut Chosiyah juga pernah disampaikan Bupati Tangerang Ahmed Zaki. Dia mengatakan roda pembangunan daerah di Kabupaten Tangerang, bisa terganggu sebelum disahkan dan ditandatangani APBD 2014 oleh gubernur.
Pemkab Tangerang maupun Pemkot Tangerang mengharapkan Kemendagri memberikan solusi agar penandatangan yang berarti pengesahan APBD 2014 kota-kabupaten di Banten bisa segera dilakukan. "Ini demi jalannya roda pembangunan di wilayah Banten," jelasnya lagi.
Meski menjadi terangka dan ditahan KPK, Gubernur Banten Ratu Atut Chosyah masih menjabat sebagai gubernur. Meski ada Wakil Gubernur, Rano Karno, setatusnya belum bisa menggantikan kewenangan gubernur. (djamal)
Sumber: Pos Kota