Pengantar Minggu Ke-24 2016

Ilustrasi | mercatus.comPembaca yang budiman

Pada kesempatan ini tim peneliti dan pengelola website Kebijakan Aids Indonesia, mengucapkan Selamat Hari Raya Idul fitri 1437 H, Mohon Maaf ahir dan Batin.

Website edisi kali ini menyajikan satu artikel yang membahas tentang upaya mendorong terjadinya perubahan perilaku pada populasi pekerja seks dan pelanggannya. Artikel ini merupakan refleksi sekaligus sumbang saran yang didasari oleh pengalaman dalam mengelola program penangulangan AIDS di Propinsi Nusa Tenggra Timur.   Selama hampir 3 (tiga) dekade upaya penanggulangan HIV AIDS sudah dicoba mendata jumlah anggota kelompok menurut jenis populasi kunci yang ada. Hal itu telah dilakukan baik oleh dinas sosial, polisi pamong praja, Polri, maupun Lembaga Sosial Masyarakat yang mempunyai tupoksi atau misi untuk menangani masalah ini, termasuk oleh Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) dari kelompok yang merupakan organisasi solidaritas diantara mereka sendiri atau Kelompok lain sebagai penjangkau mereka. Namun demikian permasalahan untuk melakukan intervensi yang efektif bagi populasi khususnya pelanggan pekerja seks untuk mendorong terjadinya perubahan perilaku masih menjadi tantangan.

Lantas bagaimana strategi yang dapat diimplementasikan untuk menghadapi tantangan tersebut, penulis menawarkan beberapa opsi diantaranya adalah dengan pendekatan persona maupun kelompok dan pelibatan yang lebih besar dari para pemangju kepentingan.