Kompas, 20 Oktober 2014

Surat penderita HIV AIDS kepada Presiden baru Joko widodo. IRA RACHMAWATI / KOMPAS.COM / BANYUWANGI BANYUWANGI, KOMPAS.com - Pada aksi yang digelar Kelompok Kerja Bina Sehat (KKBS) Banyuwangi Kamis (20/10/2014) di depan Kantor Pemda Banyuwangi seorang ibu rumah tangga penderita HIV AIDS menulis surat yang dtujukan kepada Presiden terpilih Joko Widodo. Tulisan tangan tersebut merupakan harapan penderita HIB AIDS terhadap kepemimpinan Joko widodo Jusuf Kalla.

Berikut petikan surat yang ditulis tangan oleh ibu yang bernama Siti Fatimah:

Tribun Jogja, 19 Oktober 2014

IST ilustrasiTRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Penularan penyakit Human Immunodeficuensy Virus (HIV) dan Acquires Immunodeficiency Syndrome (AIDS) di Gunungkidul cukup mengkhawatirkan. Selama 2014, terdeteksi ada 11 penderita baru yang terinfeksi penyakit yang menyerang kekebalan tubuh ini.

Dengan tambahan 11 penderita baru ini, hingga saat ini total warga yang mengidap HIV dan Aids menjadi 133 orang, dimana 22 orang sudah meninggal dunia.

Lusaka Times, 19 October 2014

Red RibbonDirector for Policy and Planning at the National Aids Council (NAC) says although projections show that Zambia's HIV/AIDS prevalence rate has reduced from 14 to 12.7% more needs to be done.

Elizabeth Mvula said despite positive strides recorded in the fight against the pandemic the situation still remains worrying.

This is contained in a press statement availed to ZANIS in Lusaka yesterday by First Secretary for Press at Zambian embassy to Brazil Patson Chilemba.

Ms Mvula said this while leading a delegation involving officials from NAC and the civil society on a project themed "Strengthening of the National Strategic plan for HIV/AIDS" in Brasilia ,Brazil.

Tempo, 19 Oktober 2014

TEMPO/Seto WardhanaTEMPO.CO, Jenewa - Senior Fund Portfolio Manager High Impact Asia Department Global Fund, Gail Steckley, mengatakan pemerintah Indonesia bergandeng tangan dengan kalangan swasta menjadi mitra Global Fund dalam menjalankan program penanganan AIDS, TB, dan malaria di Indonesia. Berkaitan dengan masalah ini, Global Fund untuk penanganan AIDS, tuberculosis (TB), dan malaria meminta presiden terpilih Joko Widodo menambah anggaran untuk penanganan tiga jenis penyakit itu.

Gail menyatakan ihwal perlunya peningkatan anggaran itu pada pelatihan yang berfokus pada isu hak asasi manusia untuk orang hidup bersama HIV-AIDS, penanganan malaria di Asia Tenggara, dan tuberkulosis. Pelatihan diikuti sejumlah jurnalis dan ahli dari Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Afrika di kantor Global Fund di Jenewa, Swiss, Rabu-Kamis, 15-16 Oktober 2014. (Baca: ODHA Sambut Obat ARV Buatan Indonesia)

Supported by

AusAID