Suara Merdeka, 29 Agustus 2014
UNGARAN, suaramerdeka.com - Anggota DPRD dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Semarang, Said Riswanto meminta Pemkab Semarang jeli dalam menangani situasi dan permasalahan di Kawasan Wisata Bandungan. Begitu pula dengan cara penanganan pekerja seks komersial (PSK) agar ke depannya tidak menjadi masalah baru bagi masyarakat Kabupaten Semarang.
"Cara penanganan PSK sudah tidak lagi pendataan atau pembinaan, tetapi harus dilarang. Itu diatur melalui Perda Ketertiban Umum yang belum lama ini disusun. Isi perda tadi salah satunya menyebutkan tidak ada urusan dengan penambahan atau pengurangan PSK. Artinya, sekarang PSK tidak boleh berada di Kabupaten Semarang," tegasnya, Jumat (29/8).
Kaltim Post, 29 Agustus 2014
PKK Penyuluhan KRR di SMK I
SENDAWAR - Remaja berhak memperoleh informasi yang benar, objektif, akurat, jujur mengenai kesehatan reproduksi dan seksualitas.
Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) kabupaten merasa perlu memberikan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi remaja (KRR) diikuti 232 siswa SMK 1 Sendawar Kecamatan Melak, Rabu (27/8).
Sriwijaya Post, 28 Agustus 2014
SRIPOKU.COM, SEKAYU -- Mencegah jangan sampai masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terkena atau tertular virus penyakit HIV/AIDS, berbagai cara dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Diantaranya, memberikan pelayanan klinik mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT).
Kepala Dinkes Muba dr Hj Sriwijayarni M,Kes mengatakan, Kegiatan mobile VCT ini adalah kegiatan atau layanan pemeriksaan HIV AIDS pada kelompok resiko yakni, untuk pekerja seks, pelanggan pekerja seks dan sopir-sopir, dengan mendatangi langsung lokasi atau tempat-tempat seperti kafe-kafe yang ada di kawasan tersebut.
Go Riau, 28 Agustus 2014
TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Bermain domino ternyata tidak hanya untuk menghabiskan waktu luang, tapi juga bisa menjadi cara yang bermanfaat untuk terhindar dari penyakit berbahay seperti penularan HIV dan AIDS.
Seperti yang terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), demi mencegah penularan penyakit berbahaya ini kepada masyarakat luas, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Inhil mensiasatinya dengan menggunakan domino.
Eits, jangan salah pengertian dulu. Yang dimaksud di sini adalah, KPA menggunakan domino untuk menarik perhatian para laki-laki untuk hadir dalam kegiatan Public Awareness Event, dalam rangka meningkatkan kepedulian laki-laki terhadap bahaya HIV dan AIDS dimasyarakat kususnya kalangan Ibu Rumah Tangga (IRT) dan anak.
© 2026 Kebijakan AIDS Indonesia