Oleh : Ita Perwira
Sesi I dari Pokja HIV dan AIDS kali ini membahas tentang ‘Integrasi Penanggulangan HIV dan AIDS ke dalam Sistem Kesehatan untuk Mendukung Pencapaian UHC 2019’. Sesi ini dipimpin oleh dr. Juliandi Harahap sebagai moderator dan tiga materi terkait tema diatas akan dibawakan oleh tim peneliti dari PKMK UGM yaitu M. Suharni, Ign.Hersumpana dan Chrysant Lily. Sesi I ini dihadiri sekitar 47 peserta dengan latar belakang yang cukup bervariasi mulai dari perwakilan LSM local, pemangku kepentingan dan juga dari akademisi.
Sesi ini dibagi menjadi dua dimana 45 menit pertama adalah sesi presentasi oleh para pemateri dan sesi berikutnya selama 45 menit dilanjutkan dengan diskusi. Presentasi pertama oleh M. Suharni dengan topik ‘Integrasi Upaya Penanggulangan HIV dan AIDS ke dalam Sistem Kesehatan Nasional’ yang menyampaikan hasil penelitian kerjasama antara PKMK FK UGM dengan DFAT yang merupakan penelitian multi center melibatkan 10 universitas di enam provinsi. Penelitian ini membahas tentang bagaimana integrasi antara program HIV dan AIDS dengan sistem kesehatan yang berjalan saat ini dan seperti apa efektifitasnya. Hasil yang ditunjukkan adalah tingkat integrasi belum menunjukkan hubungan yang kuat dengan efektifitas, hal ini dikarenakan integrasi sistem kesehatan sangat komplek dan dipengaruhi oleh banyak factor.
Topik kedua adalah ‘Implementasi Strategi Layanan Komprehensif (LKB) pada Prosedur Pengobatan HIV – IMS di Kota Yogyakarta dan Semarang’ yang disampaikan oleh Ign. Hersumpana. Penelitian ini merupakan hasil kerjasama antara PKMK FK UGM dengan Kemenkes yang dimaksudkan untuk melihat bagaimana pelaksanaan LKB di kedua kota serta bagaimana intervensi dilakukan untuk meningkatkan pelaksanaan LKB di kedua kota tersebut. Hasil menunjukkan adanya perubahan kearah yang lebih baik di keduan kota tersebut setelah dilakukan intervensi (peningkatan koordinasi dan kapasitas teknis). Penelitian ini menghasilkan rekomendasi kepada pemerintah untuk meningkatkan pelaksanaan LKB.
Topik terakhir disampaikan oleh Chrysant Lily yang membahas tentang ‘Tinjauan Sektor Komunitas dalam Penanggulangan HIV dan AIDS di Indonesia. Disini dibahas pemetaan dari OMS/OBK yang bekerja di penanggulangan HIV dan AIDS serta bagaimana efektifitas kerja dari OMS/OBK ini. Disampaikan juga beberapa rekomendasi untuk meningkatkan optimalisasi kerja sektor komunitas untuk penanggulangan HIV dan AIDS. Ketiga topik yang disampaikan pada dasarnya saling berkaitan mulai dari bagaimana integrasi kebijakan sampai pada implementasi pelayanan di lapangan baik di sektor komunitas maupun layanan kesehatan yang disediakan oleh pemerintah seperti puskesmas dan rumah sakit.
Sesi diskusi berjalan cukup menarik dilihat dari respon dari peserta yang cukup banyak, meskipun tidak bisa semua pertanyaan dapat dibahas dan didiskusikan karena keterbatasan waktu. Pertanyaan yang diajukan meliputi ketiga topik yang dibahas dan dikaitkan dengan kondisi lapangan yang di hadapi oleh para peserta. Beberapa alternatif dan solusi juga didiskusikan dalam sesi ini. Diharapkan diskusi ini dapat memberika n tambahan wawasan khususnya terkait dengan upaya mendukung UHC 2019 (ip).