Timlo.Net, 23 April 2014

(ilustrasi) kampanye pencegahan penularan HIV/AIDS - dok.timlo.net/agungWonogiri – Penderita HIV/AIDS di Wonogiri setiap tahunnya mengalami peningkatan signifikan. Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Perempuan Badan Keluarga Berencana Keluarga Sejahtera Peberdayaan Perempuan (BKBKSPP) Wonogiri, Kurnia Listyarini mengungkapkan, kasus HIV/AIDS di Wonogiri banyak diderita ibu rumah tangga.

"Mereka (ibu rumah tangga) itu hanya tertular lantaran suaminya merantau di luar kota, dan kemungkinan besar si suami sering melakukan hubungan seksual dengan gonta-ganti pasangan. Karena posisi istri sendiri nilai tawarnya rendah di hadapan suami, sehingga mau tidak mau istri harus melayani suami, padahal di luar sana suami sering jajan tanpa menggunakan kondom, dan dimungkinkan sekali dia membawa HIV dan akhirnya menular kepada istrinya," terang Kurnia Listyarini saat dijumpai wartawan di Pendopo Rumah Dinas Bupati di sela-sela Peringatan Hari Kartini, Rabu (23/4).

Dikatakan, penanganan kasus HIV/AIDS di Wonogiri saat ini sudah menjadi perhatian semua kalangan. Baik lintas sektoral, intansi dan NGO (Non Goverment Organization), semuanya terlibat dalam melakukan pendampingan.

TribunNews, 23 April 2014

Grace Monica adalah aktivis HIV AIDS yang sudah melanglang buana ke berbagai benua. Grace, yang menempuh pendidikan dokter ini, pernah mencicipi pengalaman bekerja di markas besar WHO di Jenewa, dan mendapat beasiswa "Asia Pacific Leadership Program" di Hawaii. Penerima penghargaan "Australian Development Scholarship" ini menaruh perhatian besar pada dunia kesehatan Indonesia.

Grace mengisahkan, sedari kecil dirinya sudah tak memiliki ayah. "Ibuku itu'single mother', dari aku umur 3 tahun. Dari aku umur 3 tahun si mamah ini selalu bilang, pokoknya mama mau anak mama satu jadi dokter umum, satu jadi dokter gigi.., " ungkapnya.

VivaNews, 23 April 2014

Virus HIV | (io9)HIV merupakan varian virus kanker manusia yang juga dikenal HTLV-3.

VIVAnews - 30 tahun lalu, tim ilmuwan Amerika Serikat (AS) mengumumkan virus penyebab penyakit hilangnya sistem kekebalan tubuh, yang disebut Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS). Virus itu disebut Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Bagi dunia medis, penemuan virus yang menimbulkan penyakit mematikan itu dianggap sebagai pencapaian monumental. Menurut stasiun televisi BBC, penemuan ini diumumkan pada 23 April 1984 di Washington DC, AS, oleh Menteri Kesehatan Margaret Heckler.

BlogAIDSGov, 22 April 2014

HIV-AIDS, IPad ApplicationIf you've visited AIDS.gov before, you're likely familiar with the array of HIV/AIDS content found on the site. Time and time again, our analytics and usability testing tell us that the HIV basics pages are among the most visited pages on the site. In tandem with this, the Pew Internet & American Life Project Exit Disclaimer has reported on the rise of mobile use in the U.S., finding that 63% of American adult cell phone owners use their phones to go online Exit Disclaimer (as of May 2013) and 42% own a tablet device Exit Disclaimer (as of January 2014).

That's why, over the past few years, we've focused on optimizing AIDS.gov for mobile devices (including smartphones and tablets) with responsive design (if you haven't already, type www.aids.gov into the browser on your smartphone or tablet to see how the site adapts to the size of your screen).

In addition to the focus on mobile web, our team has released two mobile apps which include the HIV/AIDS Prevention & Service Provider Locator app and Facing AIDS photo app. Now, we're thrilled to debut our latest app for the iPad: the HIV/AIDS Basics flipboard app Exit Disclaimer.

Supported by

AusAID