Courtney Barnett, Catherine Connor, M.B.A. Pamela J. Putney, M.S.
Di banyak negara berkembang, lembaga swadaya masyarakat (LSM) telah menjadi menjadi pelopor dalam merespon permasalahan HIV dan AIDS. Oleh karena pendanaan internasional untuk melakukan penanggulangan HIV dan AIDS telah meningkat, donor dan pemerintah berupaya untuk memperoleh cara-cara efektif untuk mendistribusikan pendanaan baru untuk memaksimalkan dampak. The Partnerships for Health Reform melakukan evaluasi pengontrakan LSM sebagai mekanisme untuk meningkatkan perluasan layanan HIV dan AIDS serta menyederhanakan alur pendanaan dan monitoring.
Mekanisme kontrak terbukti memberikan lembaga donor atau pemerintah lebih besar bagi LSM pengaruh yang lebih besar dalam menentukan hasil-hasil kegiatan LSM dan memungkinkan terbangunnya akuntabilitas baik LSM maupun lembaga donor atau pemerintah. Kontrak juga lebih mendukung diperkenalkannya sistem berbasis kinerja ke dalam program HIV. Tantangan yang muncul antara lain kebutuhan sumber daya untuk melakukan perencanaan dan pelaksanaan sebuah program yang dikontrakkan, resistensi politik dan keterbatasan kapasitas LSM, sektor publik dan lembaga internasional yang melaksanakan kontrak. Elemen kunci operasional adalah penilaian lingkungan dimana kontrak akan dilakukan, menentukan pengaturan institusional dan tujuan dari program pengontrakkan; perencanaan untuk mencari dan memilih kontraktor, persyaratan kontrak dan sistem monitoring dan evaluasi.
-
Contracting Non-Governmental Organizations to Combat HIV&AIDS
Created: Rabu, 01 Juli 2015 10:20 | Size: 131.84 KB | Downloads: 1,001







