PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -Sebanyak 100 pelajar dan mahasiswa mengikuti sosialisasi bahaya HIV dan AIDS, Kamis pekan lalu di ball room Hotel Angkasa Garden Pekanbaru.
Kegiatan ini dilaksanakan satu hari penuh, dengan mendatangkan narasumber dari tiga instansi, yakni Polda Riau, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau serta Kantor Kementerian Agama.
Sebanyak 100 peserta yang mengikuti sosialisasi ini terdiri dari 50 orang mahasiswa wakil dari sejumlah perguruan tinggi di Kota Pekanbaru. Ditambah dengan 50 pelajar sekolah menengah atas yang berasal dari sejumlah SMA di Kota Pekanbaru.
Sosialisasi akan bahaya HIV dan AIDS tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Layanan Kepemudaan Dispora Riau, Baikal. Menurut Baikal, penyelenggaraan sosialisasi akan bahaya HIV dan AIDS ini penting bagi mahasiswa dan palajar.
Karena mereka adalah bagian dari generasi muda terpelajar dan terdidik yang mampu membentengi diri dari segala pengaruh buruk penyalahgunaan narkoba dan seks bebas.
‘’Mahasiswa dan pelajar ini adalah generasi emas yang juga akan mampu menyampaikan pengetahuan yang diperoleh dari sosialisasi ini ke masyarakat luas, baik melalui percakapan dengan teman dan saudara, maupun langsung kepada masyarakat. Pekanbaru dan Riau secara umum sudah darurat dengan narkoba dan bahaya HIV/AIDS. Maka dari itu sejak awal perlu dilakukan pencegahan,’’ sebut Baikal.
Seluruh peserta sosialisasi bahaya HIV dan AIDS ini menerima penghargaan berupa sertifikat dari panitia. Pihak panitia sangat berharap, dari penghargaan ini peserta mampu memberikan pencerahan kepada lingkungannya atas bahaya dari HIV dan AIDS.(new/c)







