Merdeka.com - Panitia olimpiade musim dingin di Kota Sochi, Rusia mengaku mendistribusikan sekitar 100 ribu kondom. Barang ini untuk dibagikan pada para atlet berpartisipasi di ajang olahraga itu.
Surat kabar the Huffington Post melaporkan, Jumat (7/2), komite olimpiade ini mengatakan pembagian kondom dimaksudkan agar para atlet terhindar dari virus HIV-AIDS. Dari 2.800 atlet berpartisipasi berarti satu orang mendapatkan 35 kondom sepanjang pelaksanaan pekan olahraga itu.
Ini bukan pertama kalinya sisi lain olimpiade disorot. Tahun lalu stasiun televisi olahraga ESPN melansir dimana ada pesta olahraga di sana juga ada pesta seks besar. Para atlet biasanya memilih melepaskan penat setelah bertanding dengan bermain cinta.
Peraih medali emas dua kali dan bintang sepak bola Amerika Serikat Hope Solo mengatakan pada penulis laporan ESPN itu Sam Alipour, dia memperkirakan 70 persen atlet berhubungan seks di waktu luang. "Ada banyak perzinahan terjadi," ujarnya.
Bahkan saat olimpiade pada 2000 di Kota Sydney, Australia, panitia butuh tambahan 20 ribu kondom, padahal mereka sudah mempersiapkan 70 ribu barang itu.
Pada olimpiade di Kota London dua tahun lalu panitia menyediakan 150 ribu kondom gratis bagi 10.800 atlet dan itu jumlah kondom terbanyak sepanjang sejarah pesta olahraga.







