Merdeka.Com, 24 Mei 2014

Ilustrasi injeksi AIDS. ©Shutterstock.com/SmitMerdeka.com - Ketua Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Sumsel Erial Bahar menyebut, pengidap HIV AIDS di Sumsel pada 2013 yang lalu sebanyak 500 orang. Dari jumlah tersebut, mayoritas berasal dari kalangan pelajar.

"Saya tidak tahu persis berapa jumlahnya secara angka, tapi ada 500-an orang di tahun 2013 dan kebanyakan dari pelajar," ungkap Bahar kepada merdeka.com, Jumat (23/5).

Menurut dia, pengidap HIV AIDS tersebut bukan disebabkan karena adanya seks bebas saja, melainkan penularan melalui jarum suntik lantaran mereka pengonsumsi narkoba.

"Mereka pengguna narkoba yang biasa menggunakan jarum suntik. Itulah sebabnya mereka tertular," kata dia.

Dia menambahkan, sejauh ini pengidap HIV AIDS di Sumsel cukup signifikan. Terbukti Sumsel saat ini menduduki peringkat keenam di Indonesia sebagai daerah terbanyak pengidap penyakit itu.

"Memang sulit diberantas, tapi setidaknya ditekan dengan cara diberikan sosialisasi bahaya seks bebas dan konsumsi narkoba," ujarnya. [has]

Reporter: Irwanto

Sumber: Merdeka.Com

Penelitian

Knowledge Hub

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID