Haran Terbit, 5 Agustus 2014

IlustrasiPapua, HanTer - Pemerintah Provinsi Papua berencana membangun rumah sakit khusus untuk menangani dan merawat warga yang positif terinfeksi HIV/AIDS.

"Selama ini penanganan warga yang positif terinfeksi HIV/AIDS di rumah sakit umum terkesan masih diskriminatif. Harus ada rumah sakit khusus buat mereka (warga yang sudah positif HIV/AIDS, red.)," kata Kepala Dinas Kesehatan Papua, drg. Aloysius Giyai, kemarin.

Menurut dia, selama ini masyarakat yang terdeteksi HIV/AIDS setelah menjalani pemeriksaan di rumah sakit umum, kurang mendapat perhatian.

"Mungkin karena penyakit itu menular," ujarnya.

Berdasarkan alasan itu, katanya, Pemprov Papua akan membangun rumah sakit khusus.

"Lokasi pembangunan rumah sakit ini sudah ada, Pengerjaan rumah sakit itu, direncanakan dilakukan pada 2015," kata Aloysius

"Rumah sakit khusus itu selain untuk merawat mereka yang positif HIV/AIDS, juga menangani warga yang mengidap penyakit kusta dan franbosya," pungkasnya.

(Karyadi/Zahroni)

Sumber: Harian Terbit

Penelitian

Knowledge Hub

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID