Suara Merdeka, 1 September 2014

PURBALINGGA, suaramerdeka.com – Salah satu gerbang penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah pada penggunaan narkoba.

Perkembangan virus HIV semakin meluas, seiring dengan perilaku beresiko para pengguna narkoba tersebut, yang masih dilakukan, dan minimnya informasi tentang virus tersebut.

"Narkoba dapat menjadi gerbang awal untuk tertularnya virus HIV, disertai dengan perilaku beresiko lainya. Deteksi dini, serta jauhkan perilaku beresiko teruatama penggunaan narkoba merupakan salah satu cara untuk mengetahui status diri kita,"kata Psikolog Klinik Voluntary Couselling and Testing (VCT) Rumah Sakit Umum Daerah R Goeteng Taroenadibrata Kurniasih Dwi.

Menurutnya, berdasarkan data Kementrian Kesehatan RI, angka orang hidup dengan HIV AIDS semakin meningkat dari waktu ke waktu. Perilaku beresiko juga masih dilakukan oleh berbagai macam kalangan, salah satunya para pengguna narkoba, sedangkan perkembangan virus itu semakin meluas, seiring para perilaku beresiko tersebut yang masih dilakukan, dan minimnya informasi tentang virus HIV.

"Selain menjadi gerbang awal penularan virus HIV AIDS,para pengguna narkoba perlu mendeteksi dini agar dirinya tahu statusnya bagaimana. Deteksi dini diperlukan agar diketahui cara penanganannya, serta untuk mengubah perilaku beresiko tersebut,"jelasnya.

( Arief Noegroho / CN34 / SMNetwork )

Sumber: Suara Merdeka

Penelitian

Knowledge Hub

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID