Metro TV News, 2 November 2014

Ilustrasi. Getty Images Metrotvnews.com, Jakarta: Hingga saat ini, fokus peningkatan kesejahteraan pasien HIV AIDS masih berpatokan pada aspek farmakologis atau pengobatan ilmiah.

Namun, penelitian baru menunjukan, terapi non-farmakologis bisa membantu meningkatkan kesehatan mental sekaligus fisik penderita HIV AIDS. Terapi yang dimaksud tak lain adalah meditasi.

"Berlatih meditasi transendental (MT) 2 kali sehari selama 20 menit dapat membantu pasien HIV Aids merasa lebih baik," demikian seperti dikabarkan Time yang dilansir pada Minggu (2/10/2014).

Penelitian ini dilakukan oleh Yayasan AIDS San Francisco dan David Lynch Foundation, sebuah yayasan nirlaba yang menekankan penyembuhan dengan metode pengurangan stres, termasuk TM.

Sebanyak 39 pasien HIV AIDS dijadikan responden untuk penelitian ini. Pertama-tama, yang dilakukan peneliti adalah mengukur faktor kualitas hidup pasien, meliputi tingkat stres, kesejahteran spiritual, tekanan psikologis, dan gejala fisik yang berkaitan dengan HIV AIDS.

Setelah itu, pasien pun diajarkan terapi dengan metode MT. Hasilnya, selama 3 bulan menjalani meditasi, pasien mengalami peningkatan kualitas hidup yang signifikan.

"Kini, mereka pun jarang jatuh sakit, kelelahan berkurang dan lebih bersemangat. Secara umum, kesehatan fisik mereka pun menjadi lebih baik," ujar Thomas Roth, Direktur David Lynch Foundation.

Ditinjau dari aspek psikologis, terapi meditasi MT terbukti bermanfaat untuk mengurangi rasa cemas, stres, marah, dan rasa permusuhan yang kerap terjadi pada pasien HIV AIDS. (ASA)

Nia Deviyana

Sumber: Metro Tv News

Penelitian

Knowledge Hub

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID