Surabaya News, 3 November 2014

Surabayanews.co.id - Kondisi bayi berusia empat bulan yang berinisial SR yang diketahui positif virus HIV/AIDS yang dirawat di ruangan Irna Anak RSUD dr Soetomo Surabaya, saat ini mengalami gizi buruk.

Beginilah kondisi bayi SR, bayi berusia empat bulan yang dibuang oleh kedua orang tuanya tersebut diketahui terdeteksi positif HIV/AIDS. Bayi yang berasal dari Sidoarjo ini awalnya dirawat di rumah sakit Bhayangkara, tepat pada 22 September 2014, bayi Malang tersebut dirujuk di RSUD dokter Soetomo Surabaya.

Saat ini bayi SR dirawat salah satu ruangan Irna Anak RSUD dokter Soetomo yang setiap harinya ditemani oleh seorang pengasuh. Selain positif virus HIV/AIDS, bayi SR juga mengalami gizi buruk, infeksi paru-paru dan salah satu matanya tidak bisa melihat.

Kondisi kesehatan bayi SR setiap harinya menujukkan kondisi membaik setelah seminggu yang lalu menderita diare. Tim dokter saat ini memberikan perawatan intensif dengan memberikan susu setiap tiga jam sekali, obat anti virus dan obat TBC.

"Karena tidak ada ruangan di RSUD dokter Soetomo yang merawat bayi dan anak, kami sementara merawat bayi DR di runagn Irna Anak," terang Dodo Anondo, direktur dr Soetomo Surabaya.

Diketahui saat ini RSUD dokter Soetomo Surabaya hanya mempunyai ruangan dan rawat inap bagi penderita HIV/AIDS yang berusia dewasa.

"Saat ini tidak akan membangun shelter bagi bayi atau anak-anak yang mengidap HIV/AIDS," jelas Saifullah Yusuf, Wagub Jatim.

Dirinya menambahkan saat ini Jawa Timur tidak membutuhkan shelter bagi bayi atau anak-anak yang positif terkena HIV/AIDS. Pasalnya rumah sakit di Jawa Timur masih bisa merawat bayi atau anak-anak yang positif terkena penyakit tersebut, salah satunya yakni RSUD dokter Soetomo Surabaya. (cil/rid)

Reporter - Chilmi Ardiantofani

Sumber: Surabaya News

Penelitian

Knowledge Hub

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID