Ringkasan Eksekutif
Pada tahun 2008, empat lembaga PBB - UNDP, UNFPA, UN Women dan UN Volunteers - bekerjasama melalui program Partners for Prevention (P4P). Bersama-sama mereka meluncurkan penelitian yang dilakukan di beberapa negara tentang laki-laki dan kekerasan di Asia dan Pasifik untuk mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana maskulinitas - identitas dan pola yang terjadi yang membentuk norma gender pada laki-laki - yang berhubungan dengan persepsi laki-laki dan perbuatan jaha kekerasan terhadap perempuan dengan tujuan agar dapat melakukan pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang arti dan penyebab mengapa laki-laki melakukan kekerasan terhadap perempuan. Penelitian dilakukan berdasarkan premis hipotesis yang terdokumentasi dengan baik bahwa kekerasan terhadap perempuan adalah manifestasi dari hubungan gender yang ridak setara dan merupakan manifestasi maskulinitas hegemonik yang muncul dari kepercayaan budaya, institusi dan sistem patriarki. Namun juga merupakan fakta bahwa tidak semua laki-laki berbuat jahat dan melakukan kekerasan terhadap perempuan dan penelitian ini berusaha untuk mendapatkan faktor-faktor yang mungkin menyebabkan sebagian laki-laki lebih sering atau kurang melakukan kekerasan terhadap perempuan. Penelitian ini juga mencoba mengonseptualisasikan terhadap pengalaman pribadi laki-laki terhadap kejadian kekerasan baik sebagai korban dan/ atau sebagai saksi dan untuk menilai bagaimana hal ini mungkin berhubungan terhadap tindakan jahat yang dilakukan oleh laki-laki dengan jenis kekerasan yang berbeda-beda.
Tujuan dari penelitian ini adalah:
© 2026 Kebijakan AIDS Indonesia