Download details

Protokol Penelitian - Integrasi Upaya Penanggulangan HIV dan AIDS ke dalam Sistem Keseh Protokol Penelitian - Integrasi Upaya Penanggulangan HIV dan AIDS ke dalam Sistem Kesehatan HOT

Epidemi HIV dan AIDS di Indonesia termasuk yang paling berkembang di Asia Pasifik (UNAIDS, 2012). Jumlah kasus baru yang dilaporkan di tahun  2012 sebanyak 76,000 kasus dengan total kasus sebanyak 610,000 (UNAIDS, 2012). Jika dilihat berdasarkan penyebaran kasus HIV dan AIDS yang dilaporkan sejak pertama kali ditemukan di tahun 1987 sampai dengan tahun 2012, kasus HIV telah tersebar di 345 (69,4%) dari 497 kabupaten/kota di seluruh 33 provinsi di Indonesia. Sedangkan  jumlah kasus HIV dan AIDS terbanyak sampai dengan Juni 2013, dilaporkan di 10 propinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Timur, Papua, Jawa Barat, Sumatera Utara, Bali, Jawa Tengah, Kalimantan Barat,  Kepulauan Riau, dan Sulawesi Selatan (Kemenkes, 2013).  Berdasarkan estimasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) tahun 2012 jumlah orang yang terinfeksi HIV dan AIDS sebanyak 591,000. Jumlah populasi kunci atau populasi yang berisiko tinggi tertular HIV adalah berkisar 8,700,000 orang yang terdiri dari pengguna Napza (Narkoba) suntik (Penasun) 74,000 orang; wanita pekerja seks baik yang langsung maupun tidak langsung (WPSL dan WPSTL) berkisar 230,000 orang; waria berkisar 38,000 orang; dan Lelaki yang Berhubungan Seks dengan Lelaki (LSL) sebesar 1,100,000 orang. Sementara itu jumlah klien dari pekerja seks diperkirakan lebih dari 7,350,000 orang (Kemenkes, 2012a). Besarnya angka-angka ini mengindikasikan besarnya potensi penularan HIV dan sekaligus permasalahan perawatan jangka panjang bagi orang dengan HIV dan AIDS di masa mendatang.

Information
Created 2017-01-08 22:30:54
Changed
Version
Size 1.43 MB
Rating
(0 votes)
Created by
Changed by
Downloads 601
License
Price
Penelitian

Knowledge Hub

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID