Pengantar web minggu ke -22

Kebijakan AIDS IndonesiaPembaca yang budiman,  Penanggulangan AIDS merupakan permasalah kompleks yang bersinggungan dengan berbagai faktor baik medis dan non medis.  Satu permasalah penting yang menjadi dilema adalah permasalahan waria.  Kebijakan pemerintah tentang Waria sejauh ini menunjukkan dinamika toleransi terbatas  dan sisi lain memang tidak ada pengakuan terhadap eksistensi waria. Politik kependudukan sejauh ini yang menjadi dasar dalam penyediaan layanan berbasis  gender laki-laki dan perempuan atau keluarga, dan belum mengakomodasi transgender.  Tulisan pertama merupakan reportase diskusi kultural yang mengkaji tentang perempuan yang sempurna dari interseksi kebijakan, sosial budaya,dan medis.  Tulisan kedua, menyajikan sebuah tulisan ilmiah tentang internalisasi stigma, diskriminasi dan depresi di Cape Town, Afrika Selatan yang cukup kuat berdampak pada Orang yang hidup dengan HIV dan AIDS dan berkonsekwensi hilangnya tempat tinggal dan pekerjaan. Tulisan ini cukup relevan dengan situasi Indonesia, dimana stigma dan diskriminasi masih cukup kuat berakar dalam perspektif masyarakat secara formal maupun kultural.

Tulisan ketiga, menampilkan serial kompendium AIDS tentang peran aktif Polisi satuan Pamong Praja yang berfungsi mengatur ketertiban dan keamanan berbagai kelompok masyarakat. Surat Edaran Kementrian Dalam Negeri ini mempertegas keterlibatan Polisi Satuan Pamong Praja dalam penanggulangan AIDS yang perlu dicermati secara kritis bagaimana sesungguhnya peran yang harus dimainkan, apakah dalam arti penegakan hukum yang cenderung mendiskriminasi atau peran yang lain yang lebih subtansial dalam konteks perlindungan kepada ODHA dari diskriminasi dan stigma oleh masyarakat yang luas? 

Penelitian

Knowledge Hub

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID