Pengantar (Introduction)

Pengantar Minggu ke-44 Tahun 2014

Puan Maharani & Nilla F Moeloek

Perpres No 75 Tahun 2006 menyebutkan bahwa ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) adalah Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat. Sedangkan wakil ketua I dijabat oleh Menteri Kesehatan. Selama kurun waktu 2014-2019 ke depan kedua posisi penting dalam penanggulangan AIDS dijabat oleh dua perempuan tangguh. Kedua sosok ibu tersebut adalah Puan Maharani sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bernama Menko Kesra) dan Nila Moeloek sebagai Menteri Kesehatan. Kedua tokoh tersebut ditunjuk dan telah dilantik pada tanggal 27 Oktober 2014 oleh Presiden RI ketujuh, Joko Widodo.

Pengantar Minggu ke-43 Tahun 2014
Oleh: Hersumpana Ignatius

Penguatan Sistem Komunitas | wnccumc.orgSistem komunitas dalam penanggulangan AIDS menjadi perdebatan di kalangan para perencana pembangunan sektor kesehatan, terutama para akademisi dan aktifis. Pemahaman terhadap penguatan sistem komunitas yang secara populer diistilahkan sebagai partisipasi dalam pembangunan sistem kesehatan mengemuka sebagai mandat penting dalam deklarasi konferensi Ata Ama 1978.

Secara konseptual terdapat dua perspektif terkait dengan pemaknaan partisipasi. Pertama adalah perspektif utilitarian yang mendefinisikan keterlibatan komunitas sebagai sarana (means) untuk mencapai tujuan sebuah projek secara efektif, efisien dan murah (Nelson and Wright, Power and Participatory Development: Theory and Practice. London Intermediate Technology Publication, 1995). Perspektif utilitarian ini menempatkan partisipasi sebagai sarana saja untuk mencapai tujuan projek dan cenderung dimanipulasi untuk kepentingan donor atau pemerintah sebagai legitimasi.

Pengantar Minggu Ke-42

For Better AIDS PolicyPada minggu ini website Kebijakan AIDS Indonesia masih menampilkan kelanjutan  beberapa tulisan presentasi pada Fornas V JKKI di Bandung. 

Pertama, sebuah paparan  penelitian Octa Siradj,  Universitas Atmajaya Jakarta,tentang kajian Forensik HIV: Prekondisi Kriminalisasi dalam Kebijakan AIDS Nasional.

Kedua, tulisan Santhi Rizkiani  dkk. dari FKM Universitas  Hassanuddin, Makassar yang mengupas  persoalan Anak Kandung Mengatur Anak Tiri: Hambatan KPA Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam Upaya Penanggulangan HIV-AIDS  yang dalam praktik menghadapi persoalan ego sektoral masing-masing sehingga tidak terjadi intergrasi  peran secara struktural maupun fungsional.

Pengantar Minggu ke-41 Tahun 2014

Photo Tim PKMK UGM bersama Peserta Blended Learning Tahap II Kebijakan AIDS IndonesiaPada minggu ini website Kebijakan AIDS Indonesia masih menampilkan beberapa isu menarik yang dibahas pada Fornas V JKKI di Bandung. Salah satu yang menarik adalah tulisan peserta blended learning, Esti Susanti, yang menuliskan pengalaman kebijakan penanggulangan AIDS di Indonesia selama 22 tahun. Tulisan ini berdasarkan pengamatan dan pengalaman penulis sebagai pelaku dan pemerhati isu AIDS.

Pengantar Minggu ke-40 Tahun 2014; Oleh: Hersumpana Ignatius

Forum Nasional V Jaringan Kebijakan Kesehatan IndonesiaSejak Millenium Development Goals (MDGs) menjadi komitmen pemerintah, hingga saat ini status kesehatan masyarakat di Indonesia dirasakan belum mengalami kemajuan yang signifikan. Keprihatinan ini disuarakan oleh berbagai stakeholder kesehatan dalam Forum Nasional V Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia di Bandung pada 24 -26 September 2014. Ketua Bappenas, Dr. Armida Alisyahbana sebagai keynote speaker menegaskan bahwa Indonesia sedang menghadapi tantangan yang serius dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat, karena belum mencapai target sesuai harapan MDGs ke 4, 5 dan 6. Pada Goal 6 kriteria untuk target zero new infection HIV/AIDS di 2015 mendapatkan rapor merah. Gap Report UNAIDS 2014 merilis data tingkat prevalensi HIV/AIDS di Indonesia justru mengalami kenaikan sekitar 48 %. Di Kawasan Asia pasifik, kenaikan infeksi baru Indonesia menyumbang 23 % , China 20 %, dan India 38 %, sementara Thailand, Vietnam, dan Myanmar 2 %. Trend negara tetangga cenderung mengalami penurunan [1].

Penelitian

Knowledge Hub

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID