Bupati Karimun Lepas 48 Kader TB HIV Aisyiyah Karimun | tribunnews.comBATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN-Bupati Karimun Aunur Rafiq melepas 48 kader Tuberculosis dan HIV Aisyiyah Karimun. Pelepasan dilakukan di rumah dinas, Taman Bunga, Senin (6/3/2017) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kader TB-HIV Aisyiyah Karimun tersebut akan menyebar di enam titik di empat kecamatan dan tiga puskesmas yaitu Karimun, Meral, Tebing dan Meral Barat. Mereka akan memberikan sosialisasi dan penyuluhan bahaya penyakit TBC dan HIV.

Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Karimun, Erpin Sulistyowati mengatakan kader tersebut memiliki masa tugas selama 14 hari dengan target 1.400 rumah atau minimal 100 rumah per hari.

"Berdasarkan informasi yang kami terima dari Dinkes Karimun, TB di Karimun satu bulan 120-140 kasus, sedangkan HIV sekitar 1.420 kasus sampai awal Maret 2017 ini," ujar Erpin Sulistyowati, Senin. (*)

 

sumber

IlustrasiPOJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal menyampaikan keinginan dan harapannya kepada seluruh pihak utamanya melalui insan media untuk bersama-sama menyusun kekuatan dalam menghambat dan mengurangi penyebaran virus HIV dan AIDS, Rabu (3/1/2017).

Hal ini dilakukan mengingat HIV AIDS merupakan salah satu bahaya laten, yang membutuhkan kerjasama dari berbagai elemen agar dapat memberikan edukasi dan menghambat laju penyebarannya.

“Virus HIV AIDS menjadi bahaya laten, dikarenakan mampu menhancurkan peradaban, jika tidak dilakukan gerakan bersama guna menghambat proses penyebarannya, serta melakukan pendeteksian dini,” ujar ketua PMI kota Makassar.

Ilustrasi tes HIV (Foto: AN Uyung Pramudiarja)Jakarta, Nutrisi gizi dibutuhkan oleh setiap anak untuk tumbuh kembang. Nah, bagi anak dengan HIV perlu diberi tambahan gizi. Untuk apa?

"Nutrisi tambahan penting buat anak dengan HIV-AIDS. Karena banyak anak dengan HIV tanpa orang yang mengasuh yang sangat kekurangan nutrisi," kata dr Abraham Simatupang dari Universitas Kristen Indonesia (UKI).

Lebih lanjut, dokter yang akrab disapa dr Bram ini mengatakan anak dengan HIV biasanya akan mudah terserang infeksi karena kurangnya nutrisi dan daya tahan tubuh. Misalnya anak mengalami radang paru-paru.

rakyatku.comAda sekitar 20 warga Kabupaten Enrekang yang positif terjangkit HIV AIDS berdasarkan hasil deteksi pemerintah setempat di tahun 2016. Juga sekitar 180 warga terkena Tubercolosis (TBC).

Untuk itu, Aisyah Sub Sub Recipient (SSR) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan menggelar pelatihan kader TBC-HIV di aula Hotel Sabindo, Selasa (28/2/2017). Para calon kader yang hadir dikumpulkan dari 12 kecamatan di Enrekang. 

"Program Aisyah mulai diaktifkan sejak 2016 di Enrekang, sigap mendeteksi kedua penyakit tersebut demi mencegah dan mengurangi angka penderitanya di Enrekang," ujar anggota SSR Aisyah Enrekang, Muhammad Mursalim.

Supported by

AusAID