Ilustrasi - pojoksatu.idPerwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Tengah mengimbau orang tua dan pihak terkait mengenalkan masalah kesehatan reproduksi kepada anak begitu memasuki jenjang SMP. Cara itu diharapkan membuat anak mampu merencanakan hidup lebih awal dan dapat terhindar dari kehamilan yang tidak diinginkan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Erna Sulistyowati dalam acara Seminar Kesehatan Penguatan Ketahanan Keluarga melalui Pendekata Siklus Hidup Kesehatan Reproduksi di Hotel Grasia Semarang, Sabtu (25/2/2017). “Sejak SMP, harus dikenalkan reproduksi seperti usia berapa baiknya menikah, berapa jumlah anak yang akan dimiliki, dan berapa jarak kelahiran anak. Hal ini untuk menghindari anak menikah di usia dini atau sebelum umur 20 tahun,” katanya.

Wabup Pangandaran, H. Adang Hadari, mengikuti tes HIV dalam kampanye pencegahan dan penanggulangan HIV/Aids di Kab. Pangandaran, Selasa (14/2/2017) | pojoksatu.idPANGANDARAN – Wakil Bupati (Wabup) Pangandaran, Adang Hadari, turut kampanye pencegahan HIV/AIDS bersama AIDS Healthcare Foundation (AHF) Indonesia, di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa, (14/2/2017).

Wabup mengatakan, salah satu alat pengurangan risiko tertular HIV adalah alat kontrasepsi jenis kondom. Kondom diperlukan terutama bagi kelompok berisiko tinggi, yakni pembeli seks dan pekerja seks.

Ia menjelaskan, pengetahuan alat kontrasepsi kondom perlu diinformasikan kepada masyarakat. Salah satu fungsi penting alat kontrasepsi itu adalah mencegah penularan HIV/Aids.

Ia tidak menampik jika alat kontrasepsi kondom masih kontroversi di masyarakat.

Ilustrasi | republika.co.idREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Padang menginstruksikan penanggulangan HIV/AIDS harus dilakukan secara terpadu. Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, terjadi peningkatan penderita HIV/AIDS pada usia produktif, yakni 20 hingga 30 tahun.

"Sehingga perlu upaya-upaya penanggulangan secara terpadu, efektif dan efisien," kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Selasa (10/1).

Rangkul Penderita HIV dengan Berburu Foto | manteb.comSOLO, MANTEB.com – Aura kecerian dan kepolosan terlihat dari wajah Jibril, salah seorang penderita HIV yang bertempat tinggal di Kota Solo. Di umurnya yang baru menginjak 7 tahun, dia sudah harus berjuang melawan penyakit yang banyak orang menganggap sebagai penyakit menakutkan. Namun, semangat dan tingkahnya seolah tidak menggambarkan betapa bahayanya penyakit ini bagi dia.

Supported by

AusAID