Online Athens, 11 September 2014
The number of people in Georgia with HIV/AIDS is on the rise, and is likely to keep increasing, researchers and public health administrators said at a conference on the University of Georgia campus Wednesday.
The increase could be dramatically slowed if more people who contract the virus are diagnosed, and if more diagnosed people get regular medical treatment to suppress HIV, according to Tanjina Shabu, a biostatistician working with the Georgia Department of Public Health.
About 80 percent of those who get continuing treatment are viral-suppressed, when levels of HIV virus in their blood stream is low or undetectable.
VOA Indonesia, 12 September 2014
Kesenjangan pendanaan terkait HIV/AIDS saat ini diestimasi sekitar $30 juta, dan diperkirakan akan naik menjadi sekitar $175 juta pada 2020.
Indonesia, salah satu dari hanya tiga negara di wilayah Asia Pasifik yang mengalami tren peningkatan infeksi HIV, harus menyediakan kekurangan dana US$30 juta dalam upaya melawan HIV, menurut seorang pejabat kesehatan PBB, Rabu (10/9).
Presiden terpilih Joko "Jokowi" Widodo harus membangun dari kebijakan-kebijakan yang dijalankan oleh pendahulunya, menurut Cho Kah Sin, direktur program PBB untuk HIV dan AIDS di Indonesia.
Rencana strategis lima-tahunan Indonesia untuk memerangi HIV/AIDS berakhir tahun ini dan pendanaan domestik dari rencana tersebut adalah sekitar 40 persen, jauh lebih rendah dari target yang mencapai 70 persen, ujar Cho.
Go Riau, 11 September 2014
TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Untuk mengantisipasi dampak penyebaran HIV dan AIDS pada karyawan dan tenaga kerja, maka Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mentaja kegiatan pencegahan dan penanggullangan HIV AIDS yang diikuti oleh tenaga kerja dari beberapa Perusahaan yang ada di Inhil, Kamis (11/9/2014).
Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil sendiri menyebutkan, per Agustus 2014 ini saja sudah ditemukan 102 kasus HIV AIDS di Kabupaten Inhil. Dimana tertinggi kasus, yaitu 24 kasus diantaranya ditemuakan pada tenaga kerja atau karyawan swasta.
Pos Kota News, 11 September 2014
JATINEGARA (Pos Kota) – Upaya pencegahan penyakit HIV/AIDS bukan hanya tugas Komisi Penanggulangan Aids (KPA). Semua lembaga instansi pemerintah harus peduli.
"HIV/AIDS merupakan masalah yang harus diselesaikan bersama-sama," kata Wakil Walikota Jakarta Timur, Husein Murad, saat Rakor Kelembagaan Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS Jakarta Timur Tahun 2014, di Aula Kantor Kecamatan Jatinegara, Selasa (9/9), yang diikuti lurah, SKPD dan instansi terkait.
© 2026 Kebijakan AIDS Indonesia