HIV/AIDS. ©2012 Merdeka.comSiti Nur Azzura | Rabu, 4 Maret 2015

Merdeka.com - Polisi Resor Depok bersama dengan LSM Kuldesak mengadakan tes HIV/AIDS kepada puluhan tahanan yang rentan terindikasi penyakit tersebut. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menyebarnya virus tersebut.

"Kami lakukan pemeriksaan darah atau Voluntary Counseling Test (VCT) sebagai langkah mengetahui dan mengantisipasi penyakit AIDS itu sendiri di kalangan tahanan di Polresta Depok," kata Koordinator LSM Kuldesak, Samsu Budiman di Polresta Depok, Selasa (3/3).

SOSIALISASI – Koordinator PKBI Kabupaten Tegal, Panji sambangi Tetic untuk sosialisasikan bahaya HIV/AIDS saat Kopdar Tetic di Trasa Kabupaten Tegal, kemarin malam. YERRY NOVEL / RADAR TEGALRadar Pekalongan | 4 Maret 2015

PKBI Gandeng Tetic

SLAWI – Upaya dalam memerangi bahaya HIV/AIDS, berbagai langkah dilakukan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kabupaten Tegal. Salah satunya dengan menggandeng Tegal Timor Community (Tetic) di wilayah setempat. Langkah itu dilakukan karena club mobil atau motor dinilai rawan dengan penyebaran virus tersebut. Diharapkan, Tetic mampu menjadi pelopor komunitas lainnya yang secara tegas memerangi seks bebas, dan narkoba.

Penyebaran AIDS di Indonesia Tercepat di Dunia, Penderita Urutan 3. Foto JPNN.comRabu, 04 Maret 2015

SURABAYA – Sebagai negara dengan iklim tropis, di Indonesia berkembang berbagai macampenyakit infeksi dari yang biasa hingga yang mematikan.

Inilah yang menyebabkan penyakit infeksi mendominasi diderita masyarakat sehari-hari.

Kepala Rumah Sakit Khusus Infeksi Universitas Airlangga (RSKI-Unair), Prof Dr Boerhan dr SpA(K) mengatakan bahwa sebagian penyakit infeksi ini masuk ke dalam program Millenium Development Goals (MDGs).

Ilustrasi | NetRabu, 4 Maret 2015

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaminan dan perlindungan akses akan obat yang berkualitas dengan harga yang murah agaknya masih menjadi impian bagi rakyat Indonesia tidak terkecuali bagi kelompok ODHA (Orang dengan HIV dan AIDS).

Dari informasi yang dikumpulkan oleh kelompok #ODHABerhakSehat, banyak ODHA yang mengalami kesulitan mengakses obat murah dikarenakan obat yang beredar di pasaran saat ini mayoritas obat versi patent dengan harga yang mencekik leher.

IlustrasiRabu, 4 Maret 2015

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINGKAWANG - Ibu rumah tangga menjadi penyumbang angka terbesar kasus baru HIV/AIDS di Singkawang, hingga akhir 2014. Dari 57 kasus baru, 25 di antaranya berprofesi sebagai ibu rumah tangga.

Penelitian

Knowledge Hub

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID