Kompas, 20 Mei 2014

Ilustrasi selingkuh (Kompas.com)CIAMIS, KOMPAS.com — Sebanyak 946.814 lelaki di Jabar ternyata adalah "lelaki hidung belang". Yang mengkhawatirkan, dari jumlah tersebut, sebanyak 520.748 di antaranya adalah kepala rumah tangga dengan istri dan anak-anak.

Data tersebut diungkapkan Sekretaris Harian Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jabar, Arry Lesmana Putera, dalam rapat koordinasi penanggulangan HIV/AIDS tingkat Kabupaten Ciamis di Aula Setda Ciamis, Senin (19/5/2014).

Merdeka.Com, 21 Mei 2014

Ilustrasi HIV. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Africa StudioMerdeka.com - Sebanyak 60 orang terjangkit HIV/AIDS di Kediri dalam kurun waktu Januari-Maret 2014. Diduga, virus HIV menyebar melalui lokalisasi remang-remang di Kediri.

Puluhan tim relawan penanggulangan HIV- AIDS Kota Kediri memberikan penyuluhan kepada warga dan pengunjung kawasan Lebak Tumpang Klotok Kecamatan Mojoroto. Dipilihnya Kawasan Lebak Tumpang sebagai sasaran sosialisasi, karena lokasi itu dicurigai sebagai tempat remang-remang dan rawan disalahgunakan untuk ajang transaksi seksual secara bebas.

Fajar Online, 20 Mei 2014

Wakil Bupati Majene, Fahmi MassiaraMAJENE, FAJAR--Wakil Bupati Majene, Fahmi Massiara menilai peluang penyebaran HIV/AIDS di Majene cukup besar. Status sebagai Kota Pendidikan di Sulbar menjadi salah satu celah pergaulan bebas di kalangan remaja.

Fahmi juga mengkhawatirkan lokalisasi yang biasanya tumbuh secara alamiah. Apalagi bila pergaulan bebas tidak terdeteksi, tentu akan sangat berisiko meningkatkan angka penderita AIDS.

the Global Journal, 20 Mei 2014

Jember - Sedikitnya enam pelajar sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dinyatakan positif terpapar virus HIV/AIDS stadium tiga. Koordinator Klinik Voluntary Councelling and Testing (VCT) di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi Jember Justina Evi Tyaswati mengatakan temuan tersebut didasarkan pada hasil pemeriksaan tim dokter pada Maret-Mei 2014.

"Mereka tertular lewat hubungan seksual," kata Justina, Selasa, 20 Mei 2014.

Borneo Post Online, 19 May 2014

KUCHING: A group of young people decided to step out and speak out to the Kuching public about HIV/AIDS on National Asian and Pacific Islander (API) HIV/AIDS Awareness Day today.

Leading this move to address a deadly yet rarely-spoken issue is photographer Kennedy Anthony, also known as Kenzo Schancos, who served at organising chairman of HIV Kuching Awareness Day (#HIVKchAwarenessDay).

Penelitian

Knowledge Hub

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID