Narasumber : Mubasysyir Hasan Basri  (PMKK FK UGM)

Pengantar

Webinar ke – 8  ini menghadirkan Pak Mubasysyir kembali memberikan materi tentang bagaimana cara membuat paper kebijakan. Pak Mubasysyir memberikan panduan referensi untuk pengantar diskusi yakni   How To Write  a paper  (Mike Ashby, engineering Deparment, University of Cambridge, 6sth edition 2005,  How to write an absolutely great Research paper , Rob Edmondson, University of Hawai dan  sebuah poster   tentang 12 1/5  The only Writing rules  you’ll ever need).

Pembahasan Materi

Alur pembahasan dari topik penulisan paper kebijakan HIV ini meliputi  beberapa poin pokok berikut:

 Membahas cara membuat paper  (how to write a paper) secara khusus membuat sebuah paper research yang bagus  sebagai tujuan ini membutuhkan prasyarat wajib.  Tip-Tip yang penting untuk dilakukan oleh seorang peneliti agar memiliki ketrampilan menulis yang baik berangkat dari sebuah poster 12  1/5  aturan menulis.

Permasalahan yang ada adalah banyak penulis tetapi tidak punya kemampuan menulis. Jika kita punya kemampuan menulis kita bisa menulis apa saja, tetapi jika tidak mempunyai kemampuan menulis gagasan apa saja bisa kita tulis. Pekerjaan menulis itu pekerjaan sehari-hari. Buruk pada awalnya tapi gets better. Semakin hari semakin baik. Kita harus memperbaikinya setiap hari. JIka kita sendiri bosan maka orang lain tidak akan membaca tulisan kita. Proses menulis tidak perlu takut dengan pakem, tulis apa saja. Tidak pernah ada seorang penulis bukan seorang pembaca. Dia pasti seorang pembaca. Menulis itu seperti mata air. Tidak pernah kehabisan air. Airnya ini diperoleh dari reading habit. Jadi menulis itu seperti orang mendapatkan daftar, referensi  dan kata-kata. Penulis perlu siap sedia pena untuk  mencatat apa  saja yang kita pikirkan. Meskipun kalau kita menulis itu harus mempunyai moral messagenya. Di Indonesia kebiasaan menulis sangat buruk sejak pada level SD sehingga perlu mengembangkan kemampuan setiap saat.

Pentingnya Ketrampilan menulis. 

Pertama. Syaratnya membaca. Menulis itu perlu memahami ide.  Apa itu ide? Pesan yang mau disampaikan saat menulis. What  is my message, apakah pesan itu jelas, menarik atau tidak? Apakah ada bukti-bukti pendukung?

Gagasan itu bisa berangkat dari penelitian kita, masalahnya  bagaimana menjadikan gagasan itu menarik perhatian pembaca. Misalnya judulnya kita buat menjadi sebuah pertanyaan seperti  mengapa LSM-LSM itu memiliki kepedulian yang tinggi terhadap AIDS, mengapa LSM di Papua memiliki support yang besar?  Mengapa para ulama menentang kebijakan kondom?  Dengan pertanyaan mengapa itu ada message yang mau disampaikan.  Cara membuat tulisan menjadi lebih menarik, dengan membuat pertanyaan.  Jika membuat judul paper kita perlu membuat seolah-olah ada misteri dibalik pertanyaan kita.

Kalau menulis memang kita membuat banyak kalimat. Apakah kalimat  sesuai dengan  subyek, Predikat , obyek. Bagaimana menggunakan kalimat panjang, kalimat pendek. Kemudian, apakah kalimat yang kita buat itu enak didengar atau tidak?  Contoh latihan   Bisa di lihat: www.mypaperpolicy.blogspot.com

Kedua:  menuliskan  ide gagasan

Menulis pada prinsipnya adalah melakukan knowledge exchange, bagaimana mengelola pengetahuan, bagaimana menulis? How to produce writing, how to produce great abstract?

Apa itu abstrak, dalam abstrak ada purpose, method and finding.  Jika membuat abstrak itu  penulis membuat review dan merevisi. Abstrak itu  memuat poin-point penting dari apa yang kita tulis.

Pada kesempatan di bandung, dalam policy forum, kita bisa membuat seksi aids policy, dan duduk membahas tulisan kita.   Policy forum itu dapat dilihat  dalam  www.Kebijakankesehatanindonesia.net pada forum nasional jaringan kebijakan di Indonesia di bandung bulan Oktober 2014. Di sini ada call for papers batas akhirnya 31 juli 2014.  Forum ini bisa jadi startingnya, difokuskan pada pertemuan jaringan  kesehatan nasional di bandung, dengan membuat seksi khusus tentang kebijakan AIDS di Indonesia.  Misalkan, kita bisa buat tulisan benarkah penutupan dolly merugikan pekerja seks?  karena masalah ini masih segar dalam ingatan.

Setelah membuat abstrak untuk forum nasional, dan dikirimkan ke mypolicypolice.blogspot.com. Nanti diperbaiki bersama.

Ketiga.  Untuk membuat tulisan yang bagus perlu memahami referensi.  Kita harus bisa menunjukkan apa yang kita baca dari gagasan yang ditulis. Ini tergantung dari berapa artikel. Menyusun referensi menjadi penting. Semakin bisa menunjukkan banyaknya referensi yang kita tunjukkan itu tulisan kita semakin kredibel.  Caranya Tidak harus membaca artikelnya tetapi judulnya saja. Kita bisa menggunakan scholar.google.com

Kita bisa mencari banyak tulisan relevan terkait dengan seks. Seperti di Thailand legalisasi seks itu karena penggunanya adalah turis. Kita juga dapat browsing terkait dengan seks ini dari berbagai tulisan terkait (related artikel). Untuk cari referensi. Kita bisa cari google scholar.  Kita cari referensinya, dan yang mengutipnya. Referensi itu berguna untuk mencari ide-ide yang terkait.  Jika sudah mendapatkan referensinya. Kita bisa mengelompok-kelompokan gagasan-gagasan yang didapatkan.

Keempat. Dari referensi-referensi itu kemudian dibangun gagasan tulisan. Kemudian kita membuat outline, missal mengapa ada penolakan penutupan dolly. Karena masyarakat dolly  mendapatkan  kepentingan pendapatan/penghasilan dari sektor itu.  Ini perlu diberikan bukti-bukti.  Dalam kebijakan ini argumen itu biasa, tetapi dari sisi agama ada argumen slavery, soal trafficking (perdagangan manusia).

Penutup

Mengulang kembali ringkasan  subtansi perbincangan materi penulisan paper kebijakan yakni:

  1. Pentingnya memiliki ketrampilan menulis.
  2. Writers read a lot (penulis harus memiliki kebiasaan membaca terus menerus)
  3. Membuat abstract (bagaimana membuat abstrak dan rencana membuat sesi khusus pada pertemuan nasional jaringan kebijakan Kesehatan Indonesia pada bulan oktober.
  4. Membuat referensi yang mendukung gagasan-gagasan dalam sebuah paper.
  5. Bagaimana menyusun outline sebuah paper, ada program dalam mac seperti mynode Pro yang sangat membantu mempermudah membuat ouline gagasan.

Tugas akhir:

Silahkan mengirimkan abstrak ke: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. kemudian di lihat dalam mypolicypaper.blogspot.com 

Tugas akhir ini akan disampaikan dalam forum nasional kebijakan AIDS Di bandung.