Berpijak pada pengalaman dan keinginan PKMK-FK UGM bekerja sama dengan DFAT (Program Kerjasama Australia – Indonesia untuk HIV) membuka kesempatan bagi para penggiat HIV-AIDS untuk mempejalari mengenai kebijakan AIDS dan sistem kesehatan. Kesempatan ini merupakan gelombang kedua setelah pada gelombang pertama hanay diberikan kesempatan pada peneliti universitas. PKMK-FK UGM merasa penting untuk memperluas kesempatan terutama pada penggiat HIV-AIDS di Indonesia.
Hal ini penting karena belum banyak penggiat AIDS yang mempelajari seluk beluk kebijakan kesehatan. Padahal, penanggulangan AIDS dalam kontek kebijakan dan pelaksanaan sangat erat dan tidak bisa dilepaskan dengan sistem kesehatan yang berlaku. Oleh karena itu penggiat AIDS paling tidak paham mengenai sistem kesehatan dan kebijakan AIDS. Paling tidak dapat menjawab beberapa pertanyaan berikut:
- Apakah kebijakan AIDS merupakan bagian dari sistem kesehatan?
- Bagaimana dampak desentralisasi terhadap penanggulangan AIDS?
- Bagaimana pendekatan hulu hilir, mulai dari pencegahan sampai ke kuratif?
- Apakah perlu ada Jaringan kebijakan AIDS untuk memperbaiki kebijakan yang sudah ada?
- Apakah sistem kesehatan itu dan bagaimana sebenarnya keterkaitannya dengan kebijakan AIDS atau sebaliknya.
- Apakah AIDS bagian dari Sistem Kesehatan di pusat dan di daerah?
- Bagaimana peran para stakeholder dalam penanggulangan AIDS?
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut dan cara pendaftaran kursus kebijakan AIDS dan sistem kesehatan silahkan lihat artikel ini: Kursus Terintegrasi Tatap Muka dan Online Gelombang Kedua: Kebijakan AIDS dan Sistem Kesehatan

