Liputan6, 13 September 2014
Liputan6.com, Denpasar Perumusan poin-poin Post Millenium Development Goals (Post-MDGs) sudah rampung. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY menjadi 1 dari 3 penyusun poin-poin Post-MDGs untuk menindaklanjuti MDGs yang akan berakhir pada tahun 2015.
"Sudah disusun post-MDGs, 3 orang dipilih di dunia. Di antaranya Presiden SBY, Perdana Menteri Inggris David Cameron dan Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf," terang Menteri Kesehatan Prof Ali Gufhron Mukti di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Sabtu (13/9/2014).
Ia menuturkan, mereka sudah merampungkan agenda Post-MDGs. Penyusunan terakhir dilakukan di Bali. Poin-poin itu selanjutnya akan dibawa ke PBB di New York.
Leadership, 13 September 2014
HIV/AIDS is "now fast on the decline in Zamfara state", the Commissioner of Information, Alhaji Ibrahim Birnin-Magaji has disclosed.
The commissioner made the declaration in Gusau on Friday while speaking in an interview with the News Agency of Nigeria (NAN).
He said this was as a result of awareness campaigns embarked upon by the state government.
"We carried out these campaigns at any given opportunity including public functions, schools, motor parks, radio and television drama and jingles."
He said the effort had impacted significantly on the public in the state as the prevalence rate had dropped from 2.1 in 2012 to 0.4 in 2013.
Indian Country Today Media Network, 13 September 2014
On September 4, Harlan Pruden, (First Nations Cree) was appointed to the Presidential Advisory Council on HIV/AIDS (PACHA). PACHA was formed by an executive Order in 1995 as a way to provide advice, information and recommendations to the Secretary of Health and Human Services regarding programs and policies related to the prevention and research on HIV/AIDS. Members are selected for their expertise or experience with matters related to HIV and AIDS.
In a release, Harlan Pruden stated, "It is an honor to serve on the Presidential Advisory Council on HIV/AIDS. As a member of PACHA, it is my intention to find areas of intersections with other impacted communities and then to work to find ways to address HIV/AIDS in Indian country."
JPNN, 13 September 2014
BEKASI - Demi meningkatkan pencegahan penderita HIV/AIDS, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi perketat pemeriksaan kesehatan Pekerja Seks Komersil (PSK).
Kepala Dinas Kabupaten ekasi, Muharmansyah Biestari mengatakan, pihaknya akan rutin dan memperketat melakukan pemeriksaan terhadap para wanita penghibur.
"Kita akan memperketat pemeriksaan kepada para pekerja seks komersial (PSK) Upaya tersebut agar penyakit yang membahayakan seperti HIV/AIDS tidak menular kepada warga sekitar," kata Muharmansyah saat dihubungi Gobekasi (JPNN Grup), Jumat (12/9).
Liputan6, 17 September 2014
Liputan6.com, Jakarta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) hari ini sepakat bekerjasama dalam mencari dan menata model sistem kesehatan daerah yang ideal dan lebih baik di Indonesia.
Langkah ini dilakukan karena menurut Ketua IDI, Dr. Zaenal Abidin, mindset masyarakat identik dengan obat dan mengobati sementara akar masalah penyakit sering diabaikan. Seperti masalah air bersih, lingkungan sehat, perumahan sehat, ketahanan pangan untuk atasi gizi buruk, dan penyediaan lapangan kerja untuk tuntaskan kematian.
© 2026 Kebijakan AIDS Indonesia