Tribun Network, 1 September 2014
TRIBUNNEWS.COM. BALIKPAPAN – Ancaman virus HIV/AIDS membayangi kehidupan pekerja tambang batu bara di Samarinda, Kalimantan Timur. Yayasan Laras Indonesia untuk Samarinda menemukan perilaku pekerja tambang yang gemar mampir ke lokasi pelacuran. Hal itu tentu sangat berisiko.
"Dalam pendampingan kami (pada pekerja seks), mereka katakan pelanggan mereka adalah orang-orang tambang. Biasanya datang setelah gajian," kata Program Manager Laras Samarinda Ellie Hasan di peluncuran program Laras Balikpapan beberapa waktu lalu.
Operasi tambang batu bara dan usaha pendukungnya merupakan kegiatan dominan di Samarinda. Ibu kota Kaltim ini membuka sekurangnya 71 persen dari luas wilayah daratnya untuk kegiatan pertambangan.
Kompas, 1 September 2014
SEMARANG, KOMPAS.com - Sebanyak 3.130 orang warga Kota Semarang terjangkit virus HIV/AIDS. Jumlah tersebut terbesar dari total penderita HIV di Jawa Tengah yang mencapai 4.472 orang.
"Penyakit HIV itu tersebar merata di berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah. Tapi, 70 persen kasus itu berasal dari Kota Semarang," kata Direktur Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia Jawa Tengah, Elisabeth Widyastuti di Semarang, Senin (1/9/2014).
Menurut Elisabeth, banyak hal yang bisa menyebabkan orang terkena virus ini. Seorang bisa mudah terjangkit virus tersebut melalui hubungan seksual dengan pengidap HIV serta pemakaian jarum suntik.
Solo Pos, 2 September 2014
Kanalsemarang.com, SEMARANG – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Jawa Tengah menilai penutupan lokalisasi justru membuat upaya pencegahan penyebaran HIV/AIDS kian sulit.
"Lokalisasi kan hanya tempat untuk berhubungan seks, bertransaksi secara langsung," kata Direktur Eksekutif Daerah PKBI Jateng Elisabeth S.A Widyastuti seperti dikutip Antara, Senin (1/9/2014).
Penutupan lokalisasi, menurut dia, sama dengan menutup suplai, tetapi "demand" (permintaan) tidak berubah sehingga akan muncul dan terbentuk "pasar-pasar" baru dengan sendirinya.
Apalagi, kata dia, di era teknologi modern seperti sekarang ini transaksi seks tidak harus dilakukan atau datang ke lokalisasi, melainkan bisa terjadi di tempat-tempat lainnya.
Viva News, 1 September 2014
Hampir setiap bulan terhitung antara 14-15 remaja positif HIV/AIDS.
VIVAnews - Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) merilis angka penyebaran virus HIV/AIDS di Jawa Tengah pada 2014 yang mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Jumlah tersebut juga didominasi remaja di Kota Semarang.
Menurut data PKBI, secara nasional, sebanyak 4.472 orang terinveksi HIV/AIDS. Dari jumlah itu, 20 persen atau 400 orang di antaranya merupakan remaja yang tinggal di Jawa Tengah. Dari 400 orang remaja di Jawa Tengah yang mengidap HIV/AIDS, 70 persen di antaranya adalah remaja di Kota Semarang.
IEDE, 1 September 2014
BEIRUT, Sep 01 (IPS) - At a time when HIV rates have stabilised or declined elsewhere, the epidemic is still advancing in the Arab world, exacerbated by factors such as political unrest, conflict, poverty and lack of awareness due to social taboos.
According to UNAIDS (the Joint United Nations Programme on HIV/AIDS), an estimated 270,000 people were living with human immunodeficiency virus (HIV) in the countries of the Middle East and North Africa (MENA) region in 2012.
© 2026 Kebijakan AIDS Indonesia