SamarindaPots, 7 Mei 2014
Melihat THM di Pemukiman Terpencil
Dimana ada gula di situ ada semut. Pribahasa ini cocok terhadap keberadaan tempat hiburan malam (THM) yang masih menjamur di sejumlah lokasi. Ironisnya, keberadaan THM tidak saja terpusat di ibukota kecamatan, melainkan juga ada di sejumlah perkampungan bahkan setingkat rukun tetangga (RT).
Harian Terbit, 6 Mei 2014
Gorontalo, HanTer - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Gorontalo mendirikan puluhan outlet kondom di sejumlah hotel dan tempat hiburan.
Sekretaris KPA Provinsi Gorontalo, Irwan mengatakan bahwa outlet kondom tersebut bertujuan melayani permintaan kondom dari pasangan yang berada di lokasi-lokasi tersebut.
"Prinsipnya adalah pencegahan penularan HIV/AIDS di tempat dan kelompok berisiko. Kondom ini kami berikan secara gratis kepada pengelola hotel dan tempat hiburan," katanya saat temu media di Gorontalo, Selasa (6/5).
AfricaScienceNews, 6 May 2014
[Melbourne, Australia] African governments should begin to integrate cardiovascular disease awareness in HIV programmes, according to a special session on heart disease in Africa at the ongoing World Congress of Cardiology.
Prof Andre Pascal, Director of non-communicable diseases at the Medical Research Council of South Africa said given that 70 per cent of the 35 million people living with HIV (PLWH) globally are in Africa, any attempt to address any medical condition, including CVD in the continent should be done in the context of HIV.
According African experts at the Congress, over the past decade, substantial domestic and foreign investment has successfully scaled-up HIV/AIDS healthcare infrastructure in these countries and Africa already have some mileage on this and has succeeded in developing a parallel health care system to address HIV and related diseases like TB.
JPNN, 6 Mei 2014

Hasil Survei Kemenkes 2007-2011
JAKARTA – Fakta mengejutkan disampaikan oleh pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Ternyata, sebanyak 6,7 juta pria di Indonesia yang melakukan seks beresiko atau jajan seks. Besarnya seks beresiko yang dilakukan oleh para pria ini juga turut mempengaruhi peningkatan epidemi HIV/AIDS di Indonesia.
Dari hasil survei Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di 20 kota selama kurun 2007-2011, terjadi peningkatan jumlah pria jajan seks sebesar 600 persen, yakni dari 0,1 persen (2007) mejadi 0,7 persen (2011).
Merdeka.Com, 6 Mei 2014
Merdeka.com - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Gorontalo mendirikan puluhan outlet kondom di sejumlah hotel dan tempat hiburan.
Sekretaris KPA Provinsi Gorontalo Irwan mengatakan bahwa outlet kondom tersebut bertujuan melayani permintaan kondom dari pasangan yang berada di lokasi-lokasi tersebut.
© 2026 Kebijakan AIDS Indonesia