DetikNews, 27 April 2014
Banyuwangi - Lokalisasi yang banyak tersebar di Kabupaten Banyuwangi memang sudah ditutup. Keberadaan lokalisasi prostitusi dinilai cukup membahayakan dan mengancam masa depan generasi muda.
Bupati Abdullah Azwar Anas memang tak mau kompromi. Kepala daerah yang diusung PDIP, Golkar dan PKB ini memerintahkan aparat di bawahnya untuk tegas bila mengetahui ada praktik liar di eks lokalisasi.
Salah satu alasan paling utama kebijakan penutupan lokalisasi yang diambil Pemkab Banyuwangi karena angka penderita HIV/AIDS yang sangat tinggi di wilayahnya. Saat ini penderita yang terdeteksi positif HIV/AIDS mencapai 1.600 Orang.
MetroTVNews, 27 April 2014
Metrotvnews.com, Bandung: Produsen automotif asal Amerika Serikat, Chevrolet, meresmikan lapangan futsal Bawet di Kota Bandung, Jawa Barat. Chevrolet pun menggandeng Rumah Cemara meningkatkan rasa percaya diri orang dengan penderita HIV/AID (ODHA) melalui olahraga sepak bola. Turut hadir pula Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di acara peresmian lapangan tersebut.
"Rumah Cemara itu meningkatkan semangat para ODHA dengan bermain bola. Mereka bersama-sama dan melupakan jarak yang selama ini ada pada diri mereka melalui main bola tersebut," kata PR Director General Motor Indonesia, Maria Sidabutar, dalam peresmian Lapangan Bola Bawet di Jalan Kebon Bibit, Tamansari, Bandung Wetan.
Kompas, 26 April 2014
SEMARANG, KOMPAS.com - Tim Penggerak PKK Kabupaten Semarang bekerja sama dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Semarang melakukan pemeriksaan VCT (Voluntary Counseling Test) terhadap para ibu rumah tangga yang memiliki suami berisiko tertular virus HIV.
"Memang sudah ada satu yang positif. Sehingga kami melakukan uji coba pemeriksaan pada ibu-ibu rumah tangga di desa-desa," kata Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Semarang, Bintang Narsasi Mundjirin, Jumat (25/4/2014).
Harian Terbit, 26 April 2014
Jakarta, HanTer - Malang nian nasib bayi tak berdosa yang menderita HIV/AIDS ini. Sejak lahir, balita yang belum sempat diberi nama ini sudah ditinggalkan oleh orangtuanya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng Jakarta Barat. Orangtuanya langsung meninggalkan begitu saja bayi mungil ini, namun pihak rumah sakit masih terus merawatnya.
Tapi kini bayi mungil berjenis kelamin perempuan itu sudah diserahkan pihak RSUD Cengkareng ke Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa di Jl Raya Bina Marga No 79 Cipayung, Jakarta Timur. Di panti ini ternyata ada sekitar 85 bayi tak berdosa yang sengaja ditinggal oleh orangtuanya atau sengaja diserahkan ke panti lantaran merasa tak mampu mengurusnya. Dari 85 bayi itu, 40 di antaranya adalah berjenis kelamin perempuan dan 45 berjenis kelamin laki-laki. Satu dari bayi itu ternyata positif menderita HIV.
NationalMirror, 25 April 2014
No fewer than 1.55 million young Nigerians are currently living with HIV/AIDS, just as over 50 million are at risk from unprotected sex.
Dr. Otibho Obianwu, a medical practitioner and researcher stated this Wednesday at a media researcher advocacy workshop organised by an international Non Governmental Organisation, NGO, Population Council, in Lagos.
According to Obianwu, recent demographic estimates released by government on HIV shows that about 3.1 million Nigerians are living with HIV/AIDS and the age breakdown of the figure shows that at least half of those infected,; about 1.55 million, are young people.
© 2026 Kebijakan AIDS Indonesia