All Africa, 26 August 2014
THE United States Agency for International Development (USAID) is elated with the strides Zambia has scored in the fight against HIV and AIDS.
USAID acting Mission Director Patrick Diskin said in Lusaka during the launch of the three orphans and vulnerable children (OVC) Rising Activities, that there have been a lot of developments in the fight against HIV and AIDS since 2002.
"One change that particularly strikes me is the great progress that Zambia has made in the fight against HIV and AIDS during this period," he said.
Solo Pos, 26 AGustus 2014
Solopos.com, SRAGEN – Sebanyak 14 bayi di Kabupaten Sragen terdeteksi mengidap HIV/AIDS. Para bayi tersebut tertular dari ibu mereka yang sebelumnya terjangkit HIV/AIDS.
Hal itu disampaikan Koordinator Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Sukowati, Ririn, saat ditemui wartawan di sela-sela Workshop Kewaspadaan Bahaya HIV/AIDS dan Upaya Pencegahannya di Pendapa Sumonegaran, Rumah Dinas Bupati Sragen, Selasa (26/8/2014). "Ada 14 bayi [mengidap HIV/AIDs] di Sragen yang tertular dari ibunya," jelas dia.
Ririn menjelaskan bayi-bayi tersebut berusia antara satu tahun hingga tujuh tahun. Para bayi itu, lanjut dia, saat ini menjalani pengobatan di rumah sakit yang ada di Sragen serta Solo. Disinyalir, jumlah bayi yang tertular HIV/AIDS lebih banyak ketimbang data saat ini tercatat oleh KDS Sukowati.
Dalam penanggulangan HIV dan AIDS sangat diperlukan penguatan sistem kesehatan. Selain itu, di semua wilayah yang dikunjungi menunjukkan bahwa integrasi dan penguatan dalam internal lembaga penyedia layanan, seperti antar unit dalam rumah sakit juga mutlak dilakukan; penguatan hanya satu bagian yang terkait klinik misalnya, dengan melupakan bagian administrasi/pendaftaran bisa menjadi faktor yang menyebabkan kunjungan penasun rendah. Masih di tingkat lembaga misalnya, pendekatan, penguatan, dan pengintegrasian antar bagian/sektor dalam lembaga menjadi sangat penting, misalnya kalau selama ini yang berperan penuh adalah bagian atau Subdin AIDS maka kerjasama dengan bagian umum, farmasi dan bidang lainnya mendesak dilakukan. Kerjasama dan pengintegrasian ini tentunya tidak akan bisa serta merta dan akan melalui jalan panjang mulai dari perencanaan program, perencanaan penganggaran, implementasi dan juga monitoring dan evaluasinya.
Oleh: Juliandi Harahap
Kasus HIV AIDS di Kota Medan pertama kali ditemukan pada tahun 1992, sejak itu kasusnya dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Medan prevalensi HIV di populasi umum dengan jumlah penduduk 2.122.804 jiwa adalah 0,18% dimana jumlah total kasus HIV/AIDS hingga Agustus 2013 mencapai 3.726 orang. Tingkatan epidemi HIV/AIDS di Kota Medan merupakan epidemi terkonsentrasi (concentrated) situasi diantara rendah (low) dan meluas (generalized).
Berbagai upaya pengendalian dan penanggulangan HIV/AIDS telah dicanangkan Kementerian Kesehatan, mulai dari inovasi pencegahan penularan dari jarum suntik (Harm Reduction) pada tahun 2006, pencegahan Penularan Melalui Transmisi Seksual (PMTS) pada tahun 2010, penguatan Pencegahan Penularan dari Ibu ke Anak (PPIA) pada tahun 2011, pengembangan Layanan Komprehensif Berkesinambungan (LKB) di tingkat Puskesmas pada tahun 2012, hingga terobosan paling baru yang disebut Strategic use of ARV (SUFA) dimulai pada pertengahan tahun 2013.
VOA, 24 August 2014
BANGKOK—Thailand's young people are facing a new rise in HIV infections - the virus that causes AIDS. Researchers say they are finding it tougher to reach at-risk populations with messages about safer sex.
In a report released Monday, UNICEF says 70 percent of all sexually transmitted HIV infection cases in Thailand are occurring among people between the ages of 15 and 24.
The report says despite a gradual drop in the overall prevalence of HIV in the country during the past two decades, new infections are now rising -- especially among young people involved in the sex trade, injecting drugs and young men having unprotected sex with men.
Health activists in Thailand note that one of the current challenges in HIV prevention is reaching those engaging in higher-risk behavior.
© 2026 Kebijakan AIDS Indonesia