Klikbabel.com,Pangkalpinang - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Perlindungan dan Pemberdayaan Hak-Hak Perempuan (P2H2P) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar sosialisasi terkait HIV dan AIDS di Kantor Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (Koperbam) Pelabuhan Pangkalbalam.
SOLO - Keceriaan menyambut tahun pelajaran baru juga dirasakan anak-anak Yayasan Lentera Surakarta. Meskipun virus Human Immunodefiency Virus (HIV) dan Acquired Immuno Defiency Syndrome (AIDS) menggeroti kekebalan tubuhnya, mereka tak kehilangan cita-cita.
Ada 13 anak yang ditampung Yayasan Lentera Surakarta. Sebagian dari mereka, duduk di sekolah dasar (SD). Sore kemarin (16/7), setelah libur panjang, bocah-bocah ini sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Ada yang memilah buku tulis baru, meraut pensil, dan lainnya.
Sukabumi – Pada masa orientasi sekolah (MOS) siswa SMP dan SMA tahun ini Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Sukabumi, Jawa Barat membuat Program Go To School. Program ini dibuat untuk menciptakan kepedulian HIV-AIDS dikalangan SMP-SMA.
Pada Senin (17/7/2017), hari pertama masuk sekolah KPA mengunjungi SMP Negeri 9 Sukabumi, SMA Mardi Yuana (MY), dan SMK Negeri 1 Sukabumi.
POS KUPANG.COM, KUPANG - Warga Peduli Aids (WPA) Kelurahan Bonipoi yang dibentuk sejak tahun 2015 selalu rutin melakukan berbagai kegiatan, termasuk sosialisasi.
Kegiatan yang dilakukan WPA Bonipoi ini bertujuan untuk membantu pemerintah kota melalui Komisi Peduli Aids (KPA).
Ketua WPA Kelurahan Bonipoi, melalui Sekretaris WPA,Slamet Abubakar, kepada Pos Kupang, Minggu (9/7/2017) mengatakan, kegiatan tersebut berupa pengarahan atau sosialisasi kepada warga tentang bahayanya virus HIV/AIDS terhadap kehidupan warga kelurahan Bonipoi.
WPA merupakan suatu organisasi yang bergerak di bidang kesehatan untuk membantu dan melindungi warga Negara Indonesia, dalam hal ini warga kelurahan Bonipoi untuk menanggulangi dan pengurangan resiko penularan HIV/AIDS melalui penyebaran virusnya.
Slamet menjelaskan,WPA juga mengadakan berbagai pelatihan-pelatihan bagi warga kelurahan Bonipoi yang bekerja sama dengan pemerintahan kelurahan Bonipoi, RT/RW setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat, karang taruna, Tim Penggerak PKK, Remaja Masjid, LPM dan peran serta Posyandu/Posyandu serta Puskemas Kota Kupang. (*)
Rasanya hampir semua perempuan menyukai boneka Barbie di kala mereka kecil. Boneka cantik ini memang sudah sejak lama menjadi mainan favorite anak-anak di belahan dunia manapun, khususnya mainan untuk anak perempuan. Bak seorang gadis, boneka Barbie yang dihadirkan pun banyak jenis, model dan seri barbie.
Boneka barbie ini spesial, karena dibuat oleh tangan para napi perempuan yang terdiri dari 80 persen korban narkoba dan 20 persen single parent. Sebelumnya, para napi perempuan diberikan pelatihan atau training terlebih dahulu, hingga akhirnya mereka dapat memproduksi boneka Batik Girl.
© 2026 Kebijakan AIDS Indonesia