Penularan HIV/AIDS di Kabupaten Pangandaran kini telah menyebar hingga ke para ibu rumah tangga. Organisasi Pengadvokasi Isu HIV/AIDS di Kabupaten Pangandaran Yayasan Matahati melaporkan, saat ini tengah mendampingi 10 ibu rumah tangga terinfeksi HIV.
Dari jumlah 10 ibu rumah tangga, 7 diantaranya ditemukan dalam kondisi hamil. Sementara, tiga lainnya diketahui telah memiliki anak kecil. Jumlah tersebut, diperkirakan hanya sebagian kecil dari kondisi sebenarnya di lapangan.
Kebanyakan pengidap infeksi virus HIV/AIDS biasanya selalu menutup dirinya dari lingkungan. Lain halnya yang dilakukan Cah Gareng, melakukan aksi berjalan kaki keliling nusantara demi mensosialisasikan serta mempunyai semangat hidup yang tinggi.
Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Tulangbawang Barat (Tubaba), meminta kepada DPRD untuk segera mengesahkan Raperda tentang penanggulangan dan pencegahan penyakit TB,HIV dan AIDS.
Demikian disampaikan jurubicara Community TB-HIV care 'aisyiyah SSR Tubaba, Amrina gani. "Kami mempertanyakan keseriusan DPRD menindaklanjuti draf usulan Raperda yang telah ‘Aisyiyah Tubaba ajukan," ujarnya.
Jakarta – Terbongkarnya jaringan prostitusi anak dan terus meningkatnya kejahatan seksual melalui jaringan online yang melibatkan anak ( Child Prostitution Online) dikawasan destinasi wisata Puncak Bogor baru-baru bukanlah kabar baru. Namum Komnas Perlindungan Anak memberikan apreasi kepada Polres Bogor dan Direskrimum Polda Jawa Barat yang telah bekerja keras membongkar kasus prostitusi yang melibatkan anak dikawasan Puncak Bogor.
Kesehatan yang dimiliki oleh prajurit TNI, merupakan senjata utama yang harus tertanam di dalam diri mereka masing-masing. Bahkan, Wakil Kepala Pusat Kesehatan (Wakapuskes) TNI, Laksma TNI drg. Andriani, Sp. Ort berencana untuk memeriksa kesehatan masing-masing prajurit, terutama mengenai bahaya virus HIV/AIDS.
© 2026 Kebijakan AIDS Indonesia