the Star, 22 August 2014

WELCOME: 5 year old Lornah Lenemiria welcomes First Lady Margaret Kenyatta to Maralal Stadium during the launch of the 3rd Beyond Zero mobile clinic in Samburu County. Photo/PSCUFirst Lady Margaret Kenyatta has called for more concerted efforts among all stakeholders to contain the high HIV/AIDS prevalence rates in Samburu County. She said it was unacceptable for a County of 254,997 people to register 461 new HIV infections every year.

The First Lady spoke when she handed over the third fully kitted 'Beyond Zero' mobile clinic to Samburu County at Kenyatta stadium in Maralal town.

She said, "Statistics show that as at the end of 2013 there were a total of 6,883 people living with HIV in Samburu County of which 13% were children. The report show women bear the brunt of the HIV/Aids scourge as the prevalence rates among them stood at 7.1% compared to that of men which was 4.3%."

Tempo.Co, 22 Agustus 2014

Seorang pelaku hubungan sejenis (gay) berkonsultasi pada petugas kesehatan saat pemeriksaan Voluntary Counseling Test (CVT) terkait Inveksi Menular Seksual (IMS) dan HIV/AIDS di kantor Yayasan Ikatan Gay Malang, 22 Agustus 2014. TEMPO/Aris Novia HidayatTEMPO.CO, Malang - Penderita HIV/AIDS dari golongan gay di Malang terus meningkat. Dari total populasi 4.500 golongan gay, sebanyak 102 terinfeksi HIV/AIDS. Pada Juli lalu sebanyak empat orang terdeteksi HIV/AIDS dalam voluntary counselling and testing (VCT). Jumlahnya meningkat dari sebelumnya, antara dua sampai empat orang per bulan. (Baca: Kematian Akibat HIV/AIDS Naik, Terutama Kaum Pria)

"Penderita meningkat karena kesadaran mereka memeriksa kesehatan reproduksi juga naik," kata Ketua Yayasan Ikatan Gaya Arema (Igama), Andy Supaty, Jumat, 22 Agustus 2014. Mereka yang terinfeksi HIV/AIDS mendapat pendampingan dan menjalani perawatan kesehatan di sejumlah rumah sakit. Terutama rutin mendapat obat untuk menambah daya tahan atau kekebalan tubuh, ARV. (Baca: 30 Juta Orang Hidup dengan HIV/AIDS Pada 2013)

Antara News, 22 Agustus 2014

ILUSTRASI (ANTARANews.com)Ternate (ANTARA News) - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Ternate, Maluku Utara (Malut), meminta agar pihak terkait bisa merahasiakan identitas penderita HIV/AIDS di Ternate yang saat ini jumlahnya makin meningkat.

Ketua IDI Cabang Kota Ternate Alwia Assagaf ketika dihubungi mengatakan di Ternate, Jumat, kalau ada pasien penderita HIV/AIDS tidak ditangani oleh puskesmas tetapi langsung dirujuk ke puskesmas harus dirahasiakan identitasnya

Alwia Assagaf yang juga Kepala Puskesmas Siko meminta, kalaupun ada pasien yang menderita mengarah ke HIV/AIDS itu puskesmas merujuk langsung ke RSU.

Kedaulatan Rakyat, 22 Agustus 2014

REMBANG (KRjogja.com) - Dinas Kesehatan (DKK) Rembang selama 2014 menemukan 27 kasus baru orang positif terinveksi HIV/AIDS. Dari 27 kasus tersebut palingbanyak ditemukan di tiga kecamatan Rembang timur, masing-masing Sale, Sarang serta Kragan.

Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit pada DKK Rembang, dr Jon Budi, saat ditemui Jumat kemarin mengatakan, berdasarkan data sejak 2004, secara akumulatif ditemukan 181 kasus HIV. Dari angka itu, 90 penderita dinyatakan sudah meninggal dunia. "Dari semua kasus yang terjadi, kebanyakan justru menimpa kalangan ibu rumah tangga. Sebelumnya mereka tidak tahu jika terinveksi virus tersebut. Dugaan kami mereka tertular dari suami,"jelasnya.

All Africa, 20 August 2014

OUTDATED cxultural practices are to blame for the spread of HIV-Aids among the Luo community, an NGO has said.

Mumbo Cultural and Development Forum secretary Aguko Mayora said the community should discard some outdated cultural practices, which contribute to the spread of the disease.

"Outdated cultural practices should be discarded if we are to contain the spread. Widow inheritance should be discouraged and men should go for voluntary circumcision," he said.

Penelitian

Knowledge Hub

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID