AllAfrica, 23 February 2014
A fortnight ago, I was elated when the Ministry of Finance in Lusaka launched its revised HIV and AIDS, Wellness Workplace Policy.
The Ministry of Finance developed the first HIV and AIDS, Health and Social Welfare Policy in 2006 with a view to mitigate the effects of the pandemic on its employees and family members.
But since the launch of this first policy, new developments have emerged in the area of HIV and AIDS which necessitated the review of the policy.
Merdeka, 23 Februari 2014
Merdeka.com - HIV/AIDS masih menjadi momok menakutkan bagi setiap orang yang gemar bergonta-ganti pasangan dalam berhubungan seks. Hanya saja, meski risiko kematian di depan mata, ada saja wanita yang nekat melakoni pekerjaan sebagai penjaja kenikmatan bagi pria hidung belang.
Sebut saja Cicil (30), perempuan cantik yang berprofesi sebagai wanita penghibur atau ladies di salah satu kelab malam yang terletak hampir di depan Pusat Perbelanjaan Manado Town Square ini tahu betul risiko maut yang mengancamnya saat berganti gonta-ganti pasangan seks.
Solo — Penderita penyakit TBC diminta untuk memeriksakan diri ke klinik Voluntary Conseling Test (VCT). Hal tersebut dilakukan guna mengetahui adanya kemungkinan penderita TBC mengidap HIV/AIDS.
Jika dikorelasikan secara langsung, kedua penyakit itu memang tidak berhubungan. Namun jika melihat fakta yang ada, sekitar 30 persen penderita TBC ternyata mengidap virus HIV/AIDS. “Pada tahun 2010-2011, kami tes 30 pasien TBC, 20 persen diantaranya mengidap HIV. Tahun selanjutnya kami tes lagi 100 pasien, hasilnya jadi 30 persen,” kata Kepala Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM), Sigit Priohutomo, Selasa (25/2).
Oleh: Yuli Rahma
Sejak ARV ditemukan sampai dengan saat ini, ARV memang memberikan dampak yang sangat signifikan dalam pencegahan dan pengobatan HIV-AIDS walaupun belum bisa menyembuhkan secara total namun mampu untuk mencegah penularan HIV dari orang yang sudah terinfeksi ke orang yang belum terinfeksi. Berangkat dari temuan tersebut, pada tahun 2013, WHO mengeluarkan "Consolidated Guidelines on ARV for Treatment and Prevention of HIV" yang lebih dikenal dengan sebutan SUFA. SUFA memiliki dua pendekatan yaitu Treatment as Prevention (TASP) yang asusmsinya adahal bahwa ODHA yang mendapat ART akan sangat kecil kemungkinannya untuk menularkan jika viral load bisa ditekan dan tidak mempunyai IMS, sehingga ODHA yang mendapatkan ART hampir tidak bisa menularkan HIV. Pendekatan yang kedua adalah Test and Treat yaitu pemakaian ARV secara langsung begitu diketahui HIV (+), tanpa melihat angka CD4.
Lessons learned from national-level efforts in Haiti, Uganda and South Sudan
This report reviews recent Women's Refugee Commis¬sion sexual and reproductive health activities (SRH) in Haiti, Uganda and South Sudan. It considers the impact of advocacy, training and planning activities related to emergency preparedness and planning specific to SRH. The report then offers lessons learned and rec¬ommendations for improving steps towards SRH emer¬gency preparedness at the national level. As efforts to incorporate SRH activities into disaster risk reduction (DRR) are in their early phases, this report makes an important contribution to a knowledge base that could help to shape effective practices. It is essential that we expand this knowledge base to reduce reproductive health morbidity and mortality and ensure that women and girls have full access to response systems, during and post-disasters, by taking critical preparation steps.
© 2026 Kebijakan AIDS Indonesia